Hukum  

ADKUMHAM: Isyarat KPK Terhadap Gubernur AGK Pasti Benar

Gubernur Malut, Abdul Gani Kasuba. (Istimewa)

TERNATE, NUANSA – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ADKUMHAM Maluku Utara merespons positif terhadap isyarat yang disampaikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan mafia Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Maluku Utara.

Direktur ADKUMHAM Maluku Utara, Maruf Majid mengatakan, jika KPK telah memberikan isyarat bahwa mereka tidak menjerat Gubernur Abdul Gani Kasuba (AGK), maka kemungkinan itu benar. Lihat saja, Kepala Satgas Korsup Wilayah V KPK, Dian Patria juga telah menegaskan bahwa Gubernur Abdul Gani Kasuba telah mencabut dan membatalkan rekomendasi terkait 13 IUP tersebut. Lantaran pengajuan pembatalan yang dilakukan Gubernur itu, Direktorat Minerba dan Batubara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga sudah menghapus data IUP bermasalah di situs mereka.

“Nah, pernyataan Dian itu menjadi isyarat yang baik terhadap Gubernur Maluku Utara. Sehingga itu, kami sarankan Gubernur Abdul Gani Kasuba agar tidak lagi panik, karena sudah pasti tidak dijerat KPK. yang diburu KPK adalah oknum-oknum yang informasinya terlibat dalam indikasi penyalahgunaan IUP,” ujar Maruf.

Menurutnya, kehadiran KPK di Mauku Utara telah membuka mata masyarakat Maluku Utara bahwa ternyata yang terlibat dalam dugaan mafia IUP adalah oknum-oknum tertentu, baik itu di birokrasi, politisi dan pihak lain. “Tidak bisa heran, makanya ada yang bilang kalau Gubernur Maluku Utara ini telah masuk dalam jebakan orang-orang tertentu. Kami percaya KPK akan menangkap oknum-oknum yang terlibat dalam dugaan mafia pertambangan di Maluku Utara,” tutupnya. (rii)