DARUBA, NUANSA – Polres Kabupaten Pulau Morotai mengungkap penyebab utama kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang tahun 2025. Kapolres Pulau Morotai, AKBP Dedi Wijayanto, saat menggelar press release akhir tahun pada Rabu (31/12), menyampaikan bahwa salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Morotai karena kondisi jalan yang rusak.
“Untuk kecelakaan yang terjadi di wilayah Polres Morotai ini kebanyakan yang pertama adalah pengendara dalam posisi mabuk, kemudian jalan yang gelap dan jalan yang tidak rata atau rusak. Itu penyebab kecelakaan yang sering terjadi di Pulau Morotai,” jelas Dedi.
Sebanyak enam kasus lakalantas yang ditangani Satlantas Polres Morotai dengan kerugian materil mencapai puluhan juta. Bahkan, empat orang meninggal dunia dalam sejumlah kasus kecelakaan tersebut.
“Tahun ini terjadi laka tunggal 1 kasus dengan meninggal dunia satu orang, kerugian materilnya sebanyak Rp1 juta. Kemudian, tabrakan sejumlah 5 kasus, meninggal dunia 3 orang, luka berat 8 orang, luka ringan 1 orang, dengan kerugian Rp38 juta. Jadi total kerugian sebanyak Rp39 juta,” pungkasnya.
Kondisi jalan berlubang di Pulau Morotai memang berulangkali dikeluhkan oleh warga setempat. Pasalnya, kualitas jalan nasional yang buruk ini terus memakan korban. Kualitas jalan pun seringkali dipertanyakan lantaran terjadi kerusakan secara cepat setelah dilakukan perbaikan. (ula/tan)













