JAILOLO, NUANSA – Gangguan jaringan telekomunikasi akibat banjir yang melanda Kabupaten Halmahera Barat mulai berangsur pulih. Terputusnya kabel fiber optic (FO) sempat menyebabkan gangguan layanan sinyal di sejumlah wilayah. Status tanggap darurat juga diberlakukan terhadap 22 desa di 7 kecamatan.
Berdasarkan informasi terbaru, di wilayah Ibu, layanan 2G telah kembali normal dan sudah dapat digunakan untuk komunikasi telepon. Sementara itu, layanan 4G juga mulai aktif kembali secara bertahap, dan beberapa site di sekitar Kecamatan Ibu sudah beroperasi normal.
“Saat ini, tim teknis masih melakukan penyambungan kabel fiber optic untuk memulihkan jaringan secara menyeluruh,” jelas Dinas Kominfo Malut, Iksa R.A. Arsyad.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menyatakan bahwa pemerintah provinsi dan kabupaten bersama operator telekomunikasi terus berupaya mempercepat proses pemulihan agar layanan komunikasi masyarakat segera kembali normal.
Masyarakat juga diimbau tetap tenang dan bersabar, serta memanfaatkan layanan komunikasi yang tersedia sementara waktu.












