NUANSA, TERNATE – Jajaran Korem 152/Baabullah menunjukkan respons cepat dalam menanggulangi dampak bencana banjir yang menerjang beberapa wilayah di Maluku Utara. Melalui personel Kodim 1501/Ternate dan Kodim 1508/Tobelo, TNI bergerak sigap melakukan aksi tanggap darurat di Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Utara.
Danrem 152/Baabullah, Brigjen TNI Enoh Solehudin, menginstruksikan langsung para Dandim di wilayah terdampak untuk mengerahkan personel secara maksimal dengan prioritas utama pada keselamatan warga.
“Segera ambil langkah-langkah tanggap darurat, bantu evakuasi warga, dan pastikan prajurit hadir serta benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Laksanakan tugas dengan cepat, tepat, dan humanis,” tegas Brigjen TNI Enoh Solehudin, Kamis (8/1).
Di Kecamatan Ibu, Halmahera Barat, personel Kodim 1501/Ternate diterjunkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Tak hanya itu, para prajurit bahu-membahu membersihkan material lumpur serta sampah yang masuk ke rumah warga, sekaligus mengamankan harta benda milik masyarakat. Fokus lain dari personel di lapangan adalah membuka kembali akses jalan yang sempat lumpuh total akibat material banjir.
Sementara itu, di Kecamatan Galela Selatan, Halmahera Utara, prajurit Kodim 1508/Tobelo melakukan aksi serupa. Bersama unsur terkait, personel TNI turun langsung memberikan dukungan moril kepada para pengungsi serta memimpin upaya pembersihan lingkungan pascasurutnya air.
Danrem menegaskan bahwa dalam menangani bencana di kedua wilayah tersebut, prajurit TNI terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Kepolisian, BPBD, dan relawan lainnya. Kerja sama lintas sektoral ini bertujuan agar proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.
“Kehadiran TNI harus memberikan rasa aman dan mempercepat pemulihan pascabencana. Ini adalah wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya di wilayah Maluku Utara,” tambah Danrem.
Aksi tanggap bencana ini merupakan bentuk komitmen Korem 152/Baabullah untuk selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat, memastikan bahwa negara hadir melalui tangan para prajurit di garda terdepan. (gon)
