Daerah  

Ingat! Pedagang Musiman Dilarang Jualan di Terminal Gamalama Selama Ramadan 

TERNATE, NUANSA – Pemerintah Kota Ternate melarang adanya aktivitas pedagang musiman untuk berjualan pakaian di area Terminal Gamalama, Kota Ternate, selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Larangan tersebut menindaklanjuti keluhan pedagang setempat yang telah memiliki kontrak resmi.

Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, mengatakan keluhan tersebut datang dari pedagang pakaian di kawasan terminal. Sebab, baginya, aktivitas pedagang musiman sangat berdampak pada omzet para pedagang yang telah mengantongi izin kontrak.

“Mereka (pedagang pakaian yang berkontrak) mengeluhkan omzet karena mereka berkontrak bulanan maupun harian,” ujar Nasri, Senin (19/1).

Sehingga itu, kata Nasri, Pemkot Ternate bakal menertibkan untuk menjaga wajah kota dan mengembalikan fungsi terminal sebagaimana mestinya.

“Dengan harapan mulai Ramadan kali ini, terminal betul-betul kembali pada fungsinya. Insyaallah kita akan berkoordinasi dengan semua pihak. Saya juga sudah sampaikan ke pedagang dan Dishub terkait persoalan ini, untuk ditindaklanjuti supaya tidak ada lagi pedagang musiman muncul dalam terminal,” tegas Nasri.

Meskipun begitu, pemerintah kota akan mencari solusi untuk menyiapkan lokasi bagi para pedagang musiman.

“Khusus pedagang musiman, kami pemerintah mencari solusinya untuk tempat jualan. Sebenarnya terminal itu bukan tempat berdagang, tapi tempat menurunkan dan menaikan penumpang bagi angkutan umum,” ujar Nasri.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menambahkan untuk nama ruang yang tak diperuntukkan beraktivitas berjualan khusus musiman maupun situasional tidak dibenarkan lagi bagi pedagang musiman tahun ini.

“Dengan begitu, tidak merugikan bagi pedagang yang berkontrak. Pemerintah kota akan kawal dan mengawasi untuk tidak ada lagi aktivitas di situ. Prinsipnya, dalam terminal tidak ada penjual, kecuali samping terminal bagi pedagang yang berkontrak,” jelas Rizal. (udi/tan)