Daerah  

Proyek Jembatan di Morotai Molor dari Target 

Proyek jembatan Sangowo Induk, Morotai. (Zunajar/NMG)

DARUBA, NUANSA – Proyek pembangunan jembatan Sangowo Induk di Desa Sangowo, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, molor. Proyek tersebut mestinya sudah rampung sejak Desember 2025 lalu.

Informasi yang diterima Nuansa Media Grup (NMG), proyek pembangunan jembatan ini mulai dilaksanakan sejak September 2025 dengan waktu pelaksanaan selama 100 hari kalender. Proyek ini ditangani oleh CV Al Mulya Abadi, dengan pagu anggaran senilai Rp1.827.983.000 yang bersumber dari APBD tahun 2025.

Proyek jembatan yang melekat pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara ini terpantau masih jauh dari yang diharapkan. Hingga akhir Januari 2026 ini, progres pembangunannya pun diperkirakan baru berjalan sekitar 75 persen.

“Kalau ini sudah jalan beberapa bulan, memang ini terlambat sekali karena satu minggu lalu baru dilakukan pengecoran,” kata salah satu pekerja yang enggan disebut namanya, Selasa (20/1).

Sehingga itu, keterlambatan pembangunan jembatan ini pun menjadi perhatian publik. Realisasi anggaran terhadap pengerjaan proyek yang telah lewat masa kerja juga sering dipertanyakan. Publik bahkan meminta aparat penegak hukum untuk segera bertindak.

Sementara itu, pihak pelaksana proyek tersebut belum terhubung hingga berita ini dimuat. (ula/tan)