SOFIFI, NUANSA – Komisi III DPRD Provinsi Maluku Utara mendorong pemerintah provinsi agar segera membangun ruas jalan provinsi di Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan.
Hal ini dilakukan untuk menjawab keluhan warga yang selama ini terkendala dengan akses jalan yang tidak bisa dilalui selama ini, apalagi hanya mengandalkan moda transportasi laut.
Anggota Komisi III DPRD Malut, Muksin Amrin, mengatakan konsentrasi pembangunan jalan diarahkan dari Makian Barat ke Makian Pulau.
“Ini karena Makian Barat menghadap ke lautan bebas yang setiap cuaca buruk tidak bisa dilalui kapal penumpang, sehingga hampir di semua kampung di Makian Barat tidak ada pelabuhan laut,” ujar Muksin, Rabu (21/1).
Atas dasar itu, Komisi III DPRD mengusulkan ke Gubernur Sherly Laos untuk membangun jalan Makian Barat, sebagai langkah menjawab keluhan masyarakat.
Terlebih lagi, tambah Muksin, Pemprov sudah mengalokasikan anggaran sekitar Rp10 miliar lebih untuk pembangunan jalan lapen sepanjang 5 kilometer di Makian Barat.
“Kami akan terus mendorong ke Pemprov untuk terus menganggarkan di tahun-tahun yang akan datang, agar supaya ruas jalan yang tersisa 20 kilo itu bisa terselesaikan selama 5 tahun masa kepemimpinan Gubernur Sherly Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe,” tandas Muksin. (tan)










