TERNATE, NUANSA – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mengimbau kepada seluruh masyarakat di seluruh kabupaten/kota se-Malut untuk mewaspadai cuaca buruk yang masih terjadi saat ini. Baik itu curah hujan yang tinggi, angin kencang hingga gelombang tinggi yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.
“Ya, kita terus mengimbau semua masyarakat khususnya nelayan dan pengguna moda transportasi laut untuk dapat waspada akan cuaca buruk yang terjadi saat ini,” ucap Sherly.
Gubernur juga mengingatkan agar dapat memperhatikan aturan keamanan dan petunjuk yang diberikan BMKG sebelum turun ke laut.
“Jangan sampai membahayakan keselamatan, jika cuaca buruk mohon untuk tidak melaut serta selalu gunakan baju pelampung yang disediakan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuhnya.
Dilansir dari surat nomor B/ME.01.05/PDGT/23/KTTE/I/2026 yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultan Baabullah Ternate, sebagian wilayah pesisir akan mengalami gelombang tinggi berkisar 1,25-2,5 meter, sementara area seputaran laut Morotai, kepulauan Loloda, perairan Gebe serta timur kepulauan Halmahera tinggi gelombang mencapai 4 meter.
Tak hanya itu, Sherly juga mengimbau kepada masyarakat pengguna moda transportasi laut untuk memperhatikan imbauan KSOP sebelum berangkat.
“Jangan mengabaikan aturan keselamatan, dengan tetap nekat berangkat dengan kelebihan muatan serta di tengah cuaca ekstrem seperti sekarang ini,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama BMKG terus berkomitmen memberikan informasi cuaca terkini, peringatan dini yang tepat waktu, serta dukungan teknis kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keselamatan masyarakat selama periode cuaca ekstrem pada awal tahun ini.
“Sekali lagi masyarakat diimbau untuk tidak berbuat nekat karena dapat berdampak buruk dan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akan sulit untuk diatasi bersama,” tegasnya. (tan)










