NUANSA, TERNATE – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate secara resmi menyatakan dukungannya terhadap posisi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk tetap berada di bawah komando langsung Presiden Republik Indonesia.
Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga stabilitas nasional dan memastikan institusi kepolisian tetap berjalan sesuai koridor hukum tanpa intervensi politik dari lembaga mana pun.
Ketua KNPI Kota Ternate, Samar Ishak, menekankan bahwa keberadaan Polri sebagai alat negara harus tetap mengedepankan profesionalisme tinggi.
Menurutnya, posisi Polri di bawah Presiden adalah mandat konstitusi yang harus dijaga agar pelayanan kepada masyarakat tidak terdistorsi.
“Kami berharap Polri tetap konsisten menjaga profesionalisme dan netralitasnya. Sebagai alat negara, fokus utama Polri adalah pelayanan kepada masyarakat, penegakan hukum yang adil, serta menjaga ketertiban umum,” ujar Samar Ishak dalam keterangan resminya.
Harapan Pemuda Ternate
Samar menambahkan bahwa pemuda di Kota Ternate menaruh harapan besar pada transformasi Polri yang lebih transparan.
Dukungan ini bukan sekadar formalitas, melainkan dorongan agar Polri semakin kuat dalam menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Beberapa poin utama yang ditekankan oleh KNPI Ternate meliputi, Netralitas Polri menjaga jarak yang sama terhadap semua kekuatan politik, pelayanan publik dalam mempercepat respons terhadap keluhan masyarakat di tingkat daerah dan Harkamtibmas guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban umum tetap kondusif, terutama di wilayah Maluku Utara.
Dukungan dari KNPI ini diharapkan menjadi sinyal positif dari elemen pemuda bahwa koordinasi Polri yang langsung berada di bawah Kepala Negara adalah jalur terbaik untuk menjaga kesatuan NKRI. (tan)










