TERNATE, NUANSA – Lembaga Amil Zakat Nasional Yakesma Maluku Utara melakukan pendistribusian zakat fitrah di kabupaten/kota se-Malut. Penyaluran zakat fitrah lebih awal diupayakan agar distribusi zakat dapat diterima oleh seluruh mustahik untuk kebutuhan mereka di penghujung Ramadan dan menyambut hari raya Idulfitri 1447 H.
Terhitung sejak 16 Maret 2026, penyaluran ini dilakukan secara serentak guna memastikan seluruh mustahik dapat merasakan manfaat zakat sebelum datangnya 1 Syawal.
Zakat fitrah merupakan kewajiban setiap muslim, dan bagi Yakesma, amanah ini adalah prioritas utama. Tahun ini, Yakesma Malut berhasil menghimpun dan menyalurkan dana zakat fitrah sebesar Rp136.970.000,00.
Dana tersebut dialokasikan secara merata kepada delapan golongan (asnaf) yang berhak menerima sesuai syariat Islam. Terdiri dari fakir 14%, miskin 40%, gharimin 9%, mualaf 3%, fisabilillah 17%, ibnu sabil 3% dan amil 14%.
Untuk memastikan distribusi tepat sasaran hingga ke wilayah pelosok, Yakesma bergerak di tujuh wilayah strategis di Maluku Utara, di antaranya Ternate, Tidore, Halmahera Barat, Halmahera Utara, Halmahera Timur, Halmahera Selatan, dan Kepulauan Sula.
“Terima kasih kepada masyarakat Maluku Utara yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, sedekah di Laznas Yakesma Maluku Utara,” ucap Kepala Cabang Yakesma Malut, Dr Hi Muhlisin, Jumat (20/3).
Ia menjelaskan, penyaluran ini merupakan bentuk tanggung jawab Yakesma sebagai lembaga amil zakat yang akuntabel. Dengan menyalurkan lebih awal, diharapkan masyarakat kurang mampu memiliki waktu yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka dalam menyambut hari kemenangan.
“Sebagai lembaga amil, sudah menjadi kewajiban kami untuk memastikan zakat fitrah tersampaikan kepada yang berhak sebelum pelaksanaan salat Idulfitri. Kami ingin kegembiraan lebaran dirasakan oleh semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” ujar Muhlisin.
Program ini diharapkan berdampak pada berkah dan bahagia, baik bagi muzakki maupun mustahik. Dan Yakesma menjadi jembatan keberkahan antara para muzakki dengan para mustahik di seluruh penjuru Maluku Utara. (tan)












