JAILOLO NUANSA — Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Barat, Julius Marau, melantik dua pejabat administrator di lingkungan pemerintah daerah setempat. Prosesi pelantikan tersebut berlangsung di Aula Bidadari Kantor Bupati, Selasa (31/3).
Acara pelantikan dihadiri Asisten I Setda Halbar Fransisca Renjaan, Kepala Bapenda Sonya Mail beserta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Kedua pejabat administrator yang dilantik yakni:
1. Reinhard Bunga, jabatan sebelumnya Sekretaris Inspektorat, jabatan baru Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora).
2. Muhammad Marasabessy, jabatan sebelumnya Sekretaris di Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), jabatan baru sebagai Sekretaris Inspektorat.
Sekda Julius menyatakan bahwa pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi serta hasil evaluasi terhadap kompetensi dan kinerja pejabat, guna memastikan efektivitas jalannya pemerintahan.
“Pelantikan ini bukan sekadar pengisian jabatan semata, tetapi merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan kinerja pemerintahan secara menyeluruh,” ucap Julius.
Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban oleh pejabat administrator merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, baik secara administratif maupun moral dalam melayani masyarakat.
“Jabatan adalah amanah, kepercayaan, sekaligus tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Selain itu, Julius menjelaskan bahwa seluruh proses penempatan pejabat telah melalui pertimbangan yang matang dengan memperhatikan aspek kompetensi, integritas, serta kebutuhan organisasi di masing-masing perangkat daerah.
“Penempatan jabatan ini telah melalui proses pertimbangan yang matang dengan memperhatikan kompetensi, integritas, serta kebutuhan organisasi. Untuk itu, pejabat yang dilantik diharapkan segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja optimal,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran pejabat administrator dalam menjembatani kebijakan pimpinan dengan pelaksanaan di lapangan, sekaligus menjaga profesionalisme, disiplin, serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
“Sebagai pejabat administrator, harus menjadi pemimpin yang berintegritas, disiplin, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab,” tutup Julius. (adi/tan)












