DARUBA, NUANSA – Novaenjel Takarandehang, siswi SMP BPD Bido, Kecamatan Morotai Utara, Kabupaten Pulau Morotai, berhasil mendapatkan medali emas di Morotai Fun Run 10K kategori pelajar putri tahun 2026.
Bukan tanpa kendala, medali emas di event olahraga ini diraih dengan penuh keterbatasan. Novaenjel bahkan tak punya sepatu saat mengikuti Morotai Fun Run ini. Ia hanya dipinjamkan oleh sang kakak, Nursince, sepasang sepatu yang ukurannya tak sesuai di kaki Novaenjel.
“Untuk perlengkapannya seperti sepatu saja ini dia tidak punya, makanya di Fun Run ini dia pinjam punya kakaknya,” ujar Efanston Banggai, pelatih Novaenjel, Minggu (12/4).
“Karena ukuran sepatunya cukup besar, jadi dia juga agak sedikit terkendala saat lari tadi. Tapi dia tetap berupaya dan nanti untuk persiapan Porprov dan Popda ini, dia ingin beli sepatu baru,” sambungnya.
Efanston mengungkapkan bahwa Novaenjel sudah sering mengikuti sejumlah event olahraga serupa. Tak tanggung-tanggung, di Morotai Fun Run 10K ini, merupakan medali emasnya ketujuh yang diraih. Meski sering mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, perhatian pemerintah setempat masih belum maksimal.
“Dia sudah pernah ikut lomba lari lainnya dan sering mendapatkan medali emas, seperti kemarin di Sofifi dan Ternate,” jelasnya.
Lebih lanjut, Eganston menuturkan bahwa Novaenjel sudah menjalani sejumlah persiapan latihan sebelum mengikuti ajang tersebut. Bahkan ia juga dilatih cukup keras di desanya. Novaenjel kini tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti event Porprov Maluku Utara di Halmahera Utara dan Popda tingkat provinsi di Morotai dengan membawa nama daerah Kabupaten Pulau Morotai.
“Dia sudah persiapan sejak ada informasi Fun Run Morotai ini, jadi langsung dia latihan. Tapi kalau medannya di sini masih biasa karena kalau latihan di Bido kan medannya gunung. Setelah ini dia juga mau persiapan Porprov dan Popda,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, juara Morotai Fun Run 10K kategoti pelajar putri ini, yakni Novangel Takarandehang 0668 asal Bido, Morotai, sebagai juara I, serta Juara II dan III diraih oleh Sabilah 0038 dan Karina Husen 0755, asal Tidore Kepulauan. (ula/tan)












