google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Di Tenda Pengungsian, Siswa SMA Batang Dua Jalani Ujian dengan Semangat

TERNATE, NUANSA – Pelajar SMA Negeri 11 Kota Ternate terdampak gempa menjalani ujian kelulusan hari ke-2 di tenda posko pengungsian, Rabu (15/4).

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mengungkapkan bahwa pelaksanaan ujian ini demi menjaga kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan dan tidak lumpuh.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Sebab, meski seluruh persiapan teknis ujian telah dilakukan sejak 13 April, pihak sekolah belum melakukan pelaksanaan ujian di dalam ruang kelas.

“Hal itu untuk menjamin keselamatan dan keamanan para siswa. Selain faktor keselamatan, kondisi psikologis siswa juga menjadi pertimbangan utama,” ujar Sherly.

Menurutnya, menjalani ujian dalam kondisi yang kurang kondusif ini, peserta didik dikhawatirkan tidak dapat mengikuti ujian dengan tenang dan optimal.

Merespons hal tersebut, Pemprov Maluku Utara akan menyediakan tenda belajar sementara untuk mendukung kegiatan belajar mengajar termasuk ujian akhir luar ruang kelas.

Salah seorang siswa menyebut dirinya telah dua hari melaksanakan ujian kelulusan di tenda posko pengungsian.

“Meski di tengah keterbatasan, puji Tuhan, cukup nyaman ujian di tenda ini,” ujarnya.

Melalui koordinasi lintas sektor yang terus berjalan, pemerintah berharap seluruh langkah penanganan dapat berjalan terarah, berbasis data ilmiah, serta mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat terdampak di Kecamatan Pulau Batang Dua.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version