TERNATE, NUANSA – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menghadiri sekaligus memberikan arahan penting pada pembukaan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Muaythai Indonesia (MI) Provinsi Maluku Utara.
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Organisasi Muaythai Malut Solid, Profesional, dan Berprestasi” ini berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna Bandara Baabullah, Ternate, Minggu (24/5).
Dalam arahannya, Sarbin menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Plt Ketua MI Malut, Henny Sutan Muda, beserta seluruh jajaran panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan musyawarah ini demi menjaga keberlanjutan roda organisasi.
”Perbedaan pandangan dan pikiran adalah hal yang lumrah dalam organisasi. Namun, semua itu harus dikelola dengan bijak. Tujuan utama kita satu, yaitu bagaimana membawa olahraga ini maju dan terus berkembang. Jangan sampai ego kelompok mengorbankan masa depan para atlet kita,” tegas Sarbin.
Lebih lanjut, Ketua KONI Malut ini juga mengingatkan pentingnya kepatuhan daerah terhadap keputusan pengurus pusat (PB MI) di Jakarta sebagai cerminan penguatan kelembagaan yang sehat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia berharap ke depan, pelaksanaan musyawarah di setiap cabang olahraga dapat berjalan normal dan tepat waktu demi menghindari multitafsir maupun benturan kepentingan sepihak.
Terkait agenda olahraga daerah, ia juga menyentuh persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang yang dijadwalkan dibuka pada tanggal 8 di Halmahera Utara. Dirinya berharap kepengurusan Muaythai yang baru dapat segera terbentuk agar para atlet bisa ikut berpartisipasi.
Sementara itu, Musprovlub Muaythai Indonesia Malut ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, yang diwakili oleh Koordinator Wilayah (Korwil) II Indonesia Timur PB MI, Ema Rumahlewan.
Dalam sambutan tertulis Ketum PB MI yang dibacakannya, Ema menegaskan bahwa PB MI di bawah kepemimpinan AA LaNyalla adalah satu-satunya induk cabang olahraga bela diri Muaythai prestasi yang sah dan diakui oleh KONI Pusat, KOI, Kemenpora RI, serta federasi internasional IFMA.
”Melalui Musorprovlub ini, kami berharap kepengurusan yang terbentuk di Maluku Utara dapat bekerja cepat, terukur, dan berada dalam satu komando. Fokus kita adalah memperkuat tata kelola, menjaga solidaritas, dan mengejar target prestasi emas, baik di Kejurnas 2026, PON Bela Diri di Sulut, hingga SEA Games 2027,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Plt Ketua Muaythai Maluku Utara, Henny Sutan Muda, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh yang diberikan oleh Ketua KONI Malut beserta jajaran Pemprov dalam memfasilitasi cabang olahraga di Maluku Utara.
”Musprovlub ini bukan sekadar agenda normatif organisasi, melainkan momentum penting bagi kita semua untuk menyatukan visi, menjalin soliditas, dan menjaga persaudaraan. Kita ingin melahirkan keputusan terbaik demi masa depan olahraga Muaythai agar mampu melahirkan atlet-atlet andalan yang mengharumkan nama Maluku Utara di kancah nasional maupun internasional,” ujar Henny. (tan)
