google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Daerah  

Pemkot Ternate Gandeng Modiv Production Optimalkan Aset Daerah

TERNATE, NUANSA – Pemerintah Kota Ternate menandatangani naskah kesepakatan bersama CV Modiv Production tentang kerja sama investasi pengelolaan potensi Kota Ternate melalui pemanfaatan sarana dan prasarana barang milik daerah. Penandatanganan ini berlangsung di ruang rapat kantor wali kota, Kamis (9/7).

Kerja sama tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Pemkot Ternate dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah sebagai sumber pendapatan baru di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, mengatakan kondisi fiskal daerah saat ini semakin terbatas, sehingga pemda dituntut untuk terus menghadirkan berbagai inovasi dalam meningkatkan pendapatan tanpa membebani masyarakat melalui kenaikan pajak dan retribusi.

“Di tengah kondisi fiskal saat ini, kita dituntut untuk mampu bertahan sekaligus menjaga pelayanan kepada masyarakat,” ucap Tauhid.

Menurutnya, sejak beberapa tahun terakhir, kemampuan fiskal daerah mengalami perubahan yang cukup signifikan. Pada tahun 2026, Pemkot Ternate mengalami pengurangan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat sekitar Rp189 miliar, sehingga berdampak pada ruang fiskal daerah yang semakin terbatas.

Tauhid menjelaskan, rasio pajak Indonesia secara umum masih berada di bawah banyak negara lain. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu mencari sumber-sumber pendapatan alternatif melalui pemanfaatan aset yang selama ini belum memberikan kontribusi optimal.

“Karena itu, kami menyambut baik adanya pihak yang menawarkan kerja sama dalam mengelola aset-aset pemerintah daerah, khususnya aset yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.

Sebab itu, kerja sama dengan CV Modiv Production diharapkan mampu mengoptimalkan pemanfaatan berbagai aset milik pemerintah daerah yang telah memenuhi aspek hukum maupun administrasi, sehingga dapat menghasilkan pendapatan asli daerah yang sah di luar sektor pajak dan retribusi.

“Mudah-mudahan kerja sama ini dapat membantu menutup berbagai keterbatasan fiskal yang kita hadapi, baik pada tahun 2026 maupun tahun-tahun berikutnya,” ujar Tauhid.

Lebih lanjut, Tauhid menambahkan hingga saat ini pemerintah daerah masih menghadapi ketidakpastian terkait kebijakan pemerintah pusat, termasuk mengenai dana TKD.

Untuk itu, Tauhid mengajak seluruh jajaran Pemkot Ternate untuk menjadikan tantangan fiskal sebagai momentum memperkuat inovasi, kolaborasi dan efektifitas pengelolaan sumber daya daerah.

Kepala Bagian Kerjasama Setda Ternate, Chairul S Arif, menegaskan pemerintah kota menyambut baik kerja sama di tengah tantangan fiskal saat ini.

“Salah satu investasi fasilitas prasarana yang dimanfaatkan di antaranya Sport Hall, Duafa Center dan pengelolaan Taman Nukila, sehingga bisa memberikan kenyamanan dan menyumbang pendapatan untuk daerah,” ujarnya.

Chairul menambahkan, perjanjian kerja sama ini nanti dilanjutkan dengan OPD terkait untuk kesiapan pengelolaan aset daerah. Di samping kerja sama, pihak ketiga juga didorong membantu pemerintah provinsi mengalokasikan Rp1,7 miliar untuk renovasi Sport Hall di Kelurahan Ubo-Ubo, Kecamatan Ternate Selatan.

Direktur CV Modiv Production, Anas Budintara, mengatakan pihaknya siap mengoptimalkan pengelolaan aset yang dipercayakan oleh Pemkot Ternate. Dengan pengalaman sebagai vendor dan penyelenggara berbagai kegiatan, pihaknya optimistis dapat meningkatkan nilai manfaat aset daerah.

“Semoga dengan jaringan dan pengalaman yang kami miliki, aset-aset Pemkot bisa dikelola secara maksimal dan memberikan kontribusi melalui skema bagi hasil untuk meningkatkan PAD Kota Ternate,” ujarnya. (udi/tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version