SOFIFI, NUANSA – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letnan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, bersama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos meninjau langsung kesiapan Proyek Strategis Nasional (PSN) pembangunan Komando Daerah Militer Kie Raha yang berlokasi di eks HGB PT Darko, Minggu (16/8).
Dalam kesempatan tersebut, Richard menyambut baik serta mengapresiasi keseriusan Pemprov di bawah komando Sherly Tjoanda dalam melakukan pembangunan.
“Kami mendukung penuh pembangunan Kodam baru di Malut serta mengapresiasi Gubernur Sherly dan jajaran atas keseriusannya, dan berkomitmen untuk terus menjalin koordinasi erat dengan jajaran Pemprov,” ujar jenderal bintang tiga tersebut.
Sementara itu, Sherly menjelaskan peninjauan dilakukan untuk finalisasi sekaligus kesiapan lahan sebelum dilakukan pembangunan.
“Hari ini bersama Kasum TNI, Kajati dan Kakanwil ATR turun untuk meninjau finalisasi persiapan pembangunan Kodam yang juga saat ini sedang dilaksanakan,” ujar Sherly.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah mengajukan permohonan kepada Kementerian ATR/BPN agar lahan seluas 200.390 m² eks PT Darko dapat dimanfaatkan untuk pembangunan markas Kodam.
Kepala Biro Hukum, Burnawan, menjelaskan Kejaksaan Tinggi telah menyatakan lahan yang sebelumnya berstatus Hak Guna Bangunan (HGB) milik perusahaan Darko telah habis maka status tanah kini menjadi tanah negara.
“PT Darko beli lahannya kepada masyarakat. Setelah perusahaan pailit maka kemudian tanah dan segala itu menjadi milik negara. Jadi Darko itu tanahnya berstatus tanah negara,” kata Burnawan.
Sebelum meninggalkan lokasi, dengan senyum khasnya, gubernur yang merakyat tersebut menyapa sekaligus menyalami para warga yang berkumpul sedari tadi.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan jajaran TNI dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan Kodam untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. (tan)











