google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Daerah  

Wali Kota Ternate Resmi Buka Rakernas JKPI 2026

TERNATE, NUANSA – Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, secara resmi membuka rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-XII Tahun 2026, Rabu (26/8).

Pertemuan tingkat nasional yang berlangsung pada 26–30 Agustus 2026 ini menjadi momentum krusial bagi kota-kota pusaka di Nusantara untuk merefleksikan kejayaan sejarah sekaligus merumuskan arah tata kelola pemerintahan masa depan.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Open ceremony Rakernas XII JKPI yang dipusatkan di areal cagar budaya Benteng Oranje ini turut dihadiri Duta Besar Belanda untuk Indonesia, para kepala daerah peserta Rakernas, unsur Forkopimda Kota Ternate, tokoh adat Kesultanan Ternate, para pimpinan OPD serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Tauhid mengajak seluruh delegasi dan warga Ternate untuk mendoakan masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan yang saat ini sedang mengalami musibah gempabumi dan kebakaran hutan.

“Saya mengajak seluruh delegasi dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita di NTT dan Kalimantan, semoga lekas pulih,” ucap Tauhid.

Ia menegaskan pentingnya mentransformasi nilai sejarah geopolitik rempah menjadi kekuatan politik dan ekonomi modern.

Wali kota turut menyerukan agar kota-kota pusaka melahirkan tata kelola pemerintahan yang ekstraktif—dalam arti positif menggali potensi lokal secara bijaksana—serta responsif terhadap kebutuhan publik.

Langkah ini dinilai sebagai antitesis nyata terhadap gaya politik kolonial yang opresif dan hierarkis di masa lalu.

Sejumlah poin penting turut diutarakan, mulai dari Revitalisasi Identitas Kebudayaan, Penguatan Tata Kelola Publik, Kemitraan Kreatif dan Literasi.

Tauhid menekankan agar Rakernas JKPI XII tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi lokomotif penggerak pelestarian cagar budaya dan pemajuan kebudayaan di seluruh daerah anggota.

Melalui konsolidasi ini, Ternate dan kota-kota pusaka lainnya diharapkan mampu kembali mengukir peran sebagai aktor perubahan peradaban yang berdaulat dan berkeadilan di tingkat dunia. (udi/tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version