google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Hukum  

Truk Tambang Tabrak Seorang warga Haltim Hingga Tewas di Jalan Umum

Ilustrasi tabrakan

HALTIM, NUANSA– Satu lagi perusahaan tambang di Maluku Utara yang berulah. Perusahaan yang dimaksud adalah PT Adhita Nikel Indonesia (ANI), beroperasi di Kabupaten Halmahera Timur. PT ANI bersama mitra kontraktor eksklusifnya, PT Pesona Indo Makhmur (PIM), diketahui selama ini menggunakan ruas jalan umumnya sesukan-nya, bahkan saat melakukan aktivitas. Akibat tingkah perusahaan yang semena-semena tersebut, ujung-ujungnya warga juga yang kena apesnya.

Lihat saja pada Minggu (27/9/2026), di Desa Soagimalaha, Kecamatan Maba, Halmahera Timur, terjadi kecelakaan hebat. Satu unit truk milik PT ANI dan PT Pesona Indo Makmur yang melintas di jalan umum, menabrak salah seorang pengendara motor hingga meninggal di tempat kejadian. Tabrakan sadis itu terjadi pada dinihari, jelang waktu salat subuh. Korban yang meninggal dunia di lokasi kejadian itu bernama Jumanta, warga Desa Dorolamo Jaya, Kecamatan Maba Tengah. Di tubuhnya terdapat luka serius yang mengeluarkan banyak darah.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Sadisnya lagi, truk perusahaan tipe DT R10 Howo 380 yang yang dikemudi AH, ternyata tanpa nomor polisi. Sedangkan motor yang dibawa korban itu jenis Kawasaki warna merah dengan nomor polisi DG 6379 X. Insiden itu memunculkan banyak pertanyaan kenapa selama ini perusahaan dapat melintasi jalan raya tanpa ada kontrol ketat dari pihak berwenang. Harusnya perusahaan yang memanfaatkan jalan umum sebagai jalur operasional harus tidak mengabaikan keselamatan pengguna jalan umum lainnya.

Pihak perusahaan mengakui bahwa truk yang menabrak warga itu adalah milik PT Pesona Indo Makmur, mitra kontraktor PT ANI. Sopir yang mengendarai truk adalah karyawan PT Pesona Indo Makmur. Kepala Teknik Tambang (KTT) PT ANI, Muhammad Rikal, mengatakan, pihaknya sementara ini melakukan pemeriksaan internal untuk memastikan kelalaian apa saja yang dilakukan sopir truk tersebut.  saat dikonfirmasi membenarkan.

“Kami belum dapat menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab maupun kemungkinan adanya kelalaian dalam insiden tersebut. Seluruh informasi masih harus menunggu hasil investigasi dari perusahaan maupun pihak kepolisian. Intinya, saya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh, karena sementara masih dalam proses investigasi. Nanti semua proses investigasi selesai baru diberikan penjelasan,” katanya.

Sementara itu, pihak kepolisian juga telah turun ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan. Sejumlah pihak telah dimintai keterangan, termasuk sopir truk. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus mendalami penyebab terjadinya kecelakaan maut itu. (rii)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version