NUANSA, TOBELO — Kota Ternate resmi ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Temu Profesi Tahunan (TPT) ke-35 Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi). Agenda tahunan nasional itu menjadi momentum penting dalam mendorong inovasi industri mineral sekaligus memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan pertambangan di Maluku Utara.
Sekretaris Pengurus Daerah Perhapi Maluku Utara, M Rizal Laha, menyatakan kesiapan penuh Perhapi Malut dalam menyukseskan gelaran TPT ke-35 ini. Menurutnya, sinergi berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan industri tambang di daerah menjadi modal utama suksesnya agenda tersebut.
“Menyongsong dan menyukseskan TPT ke-35 Perhapi di Kota Ternate, Perhapi Maluku Utara siap bergerak, bersinergi, dan berdampak,” ujar Rizal, Senin (12/10/2026).
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan TPT ke-35, Perhapi Malut juga memfasilitasi peningkatan kapasitas generasi muda melalui kunjungan lapangan (field trip) mahasiswa ke area tambang emas PT Nusa Halmahera Minerals (NHM). Kegiatan ini diikuti oleh 20 mahasiswa Student Chapter, terdiri dari 10 perwakilan Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) dan 10 perwakilan Universitas Khairun (Unkhair) Ternate.
Atas terselenggaranya rangkaian kegiatan tersebut, Perhapi Malut memberikan apresiasi kepada PT NHM yang telah menyambut hangat serta memfasilitasi para mahasiswa. Rizal menilai, kolaborasi ini merupakan komitmen industri dalam menyiapkan SDM pertambangan lokal yang kompeten dan unggul.
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa mendapatkan pembekalan materi teknis operasional tambang dari tim ahli PT NHM. Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan LSP Perhapi Malut, Randi, memaparkan empat materi utama yang dipelajari peserta.
“Empat materi itu yakni Long Hole Stoping, Dewatering Project, Shaft Project, dan Thermal Work Limit (TWL),” papar Randi.
Dukungan penuh terhadap gelaran TPT ke-35 Perhapi juga disampaikan oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) PT NHM, Rara Dodo Lawolo. Ia berharap forum TPT ke-35 di Ternate ini mampu melahirkan berbagai gagasan strategis bagi kemajuan industri pertambangan tanah air.
“Semoga agenda TPT ke-35 Perhapi di Ternate ini dapat menghasilkan terobosan dan inovasi bagi kemajuan pertambangan Indonesia, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan di tengah berbagai tantangan global. Jayalah Perhapi, jayalah pertambangan Indonesia,” pungkas Rara Dodo. (cep)












