TERNATE, NUANSA – Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas PUPR mengalokasikan anggaran Rp2 miliar untuk perbaikan atau pemeliharaan berkala jalan di dalam wilayah Kota Ternate. Tercatat, ada tujuh ruas jalan yang akan dikerjakan dalam waktu dekat.
Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M Nur Taib, mengatakan tahun ini pihaknya fokus pada pemeliharaan rutin ruas jalan berkala dalam kota. Pihaknya telah menandatangani kontrak untuk perbaikan tujuh ruas jalan tersebut.
“Pemeliharaan berkala ini sekitar tujuh ruas jalan yang di-overlay pada wilayah Kecamatan Ternate Utara, Selatan dan Tengah. Ini keterbatasan anggaran sehingga pagu pembangunannya tidak terlalu banyak,” ujar Rus’an, Kamis (9/7).
Menurutnya, pagu tahun ini cukup kecil dibandingkan tahun sebelumnya dikarenakan adanya pemotongan dana transfer ke daerah (TKD).
“Mudah-mudahan tahun depan ada peningkatan TKD supaya PUPR kembalikan beberapa kegiatan yang sempat tertunda, seperti infrastruktur jembatan di Pulau Moti yang sudah rusak,” harapnya.
Di sisi lain, Rus’an menambahkan, di tahun 2027 usulan prioritas pembangunan infrastruktur tiga kecamatan terluar seperti Batang Dua, Hiri dan Moti akan diploting anggarannya tapi dengan porsi yang berbeda.
“Misalnya, permintaan warga Batang Dua mengenai jalan lingkungan harus diakomodir untuk akses pemukiman maupun perkebunan. Sedangkan di Moti, ada beberapa fasilitas yang perlu diperbaiki seperti satu jembatan yang rusak, termasuk jalan dan talud, namun jalan ini tergantung porsi anggaran. Kalau Hiri, masih ada kawasan rawan bencana sehingga fokusnya di pembangunan talud,” jelas Rus’an.
Sembari menambahkan, untuk rencana perbaikan dua menara Masjid Raya Al-Munawwar Kota Ternate dan kantor Wali Kota masuk pembahasan lanjutan di RKPD tahun 2027. (udi/tan)










