Kogabwilhan III Hijaukan Pesisir Ternate Lewat Tanam Mangrove

TERNATE, NUANSA – Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III melaksanakan kegiatan penanaman 1.000 pohon mangrove di Pantai Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Rabu (14/1).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka kunjungan kerja Kaskogabwilhan III Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto di wilayah Maluku Utara sekaligus sebagai wujud kepedulian TNI terhadap pelestarian lingkungan pesisir dan keberlanjutan ekosistem maritim.

Penanaman mangrove tersebut turut dihadiri oleh Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, Aster Kaskogabwilhan III Brigjen TNI Zulkifli, Aspers Kaskogabwilhan III Brigjen TNI Widodo Noercahyo, Paban Ren Ster Kogabwilhan III Kolonel Inf Tarmono, Danlanal Ternate Kolonel Laut (P) Gurtom Partianto, Danlanud Leo Wattimena Kolonel Pnb Anang Heru Setiono, Staf Ahli Wali Kota Ternate Syarif Sabatun, Kasrem 152/Baabullah Kolonel Inf Budi Kurniawan, perwakilan Kodim 1501/Ternate, Polres Ternate, para Kasi Kasrem 152/Baabullah, serta masyarakat pesisir Gambesi.

Kaskogabwilhan III Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto menyampaikan, penanaman mangrove memiliki makna strategis dalam menjaga kelestarian wilayah pesisir. Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi pantai, peredam gelombang laut serta penyangga ekosistem yang mendukung kehidupan masyarakat pesisir.

“Menjaga kedaulatan negara tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan, tetapi juga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Lingkungan yang sehat merupakan bagian penting dari ketahanan nasional,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Kogabwilhan III berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Maluku Utara.

“Kegiatan penanaman 1.000 pohon mangrove dilaksanakan secara simbolis oleh Kaskogabwilhan III bersama para pejabat terkait dan masyarakat,” tuturnya.

“Penanaman mangrove ini bertujuan untuk menahan abrasi pantai, mengurangi dampak gelombang laut, serta meminimalisasi risiko bencana pesisir seperti banjir rob dan tsunami sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir Kota Ternate,” tandasnya. (gon/tan)