Daerah  

Hendak Pulang Kampung, Nelayan Minahasa Hilang di Perairan Halmahera Barat 

JAILOLO, NUANSA – Seorang nelayan bernama Resin (45 tahun) dilaporkan hilang kontak di perairan Kabupaten Halmahera Barat, Sabtu (24/1). Informasi hilangnya nelayan asal Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, itu diterima Kantor SAR Ternate dari Robert selaku rekan korban.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan peristiwa itu bermula pada 20 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 WIT, di mana korban berpamitan kepada rekannya yang sedang menjaga rumpon.

Korban menyampaikan rencana menuju Kecamatan Ibu menggunakan longboat dengan tujuan melanjutkan perjalanan mudik ke Bitung, Sulawesi Utara, melalui Pelabuhan Jailolo.

“Rekan korban sempat melarang untuk berangkat karena kondisi cuaca sedang buruk, namun korban tetap melanjutkan perjalanannya. Kemudian, pada Januari 2026 sekitar pukul 12.00 WIT, istri korban menghubungi Bapak Robert untuk menanyakan keberadaan korban,” jelas Iwan.

Namun, setelah dilakukan penelusuran dengan menanyakan kepada rekan-rekan korban, tidak ada yang mengetahui keberadaan korban, bahkan korban juga tidak dapat dihubungi.

Lalu kemudian, pada 24 Januari 2026 pukul 06.50 WIT, Robert melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Ternate dan meminta perbantuan SAR. Selanjutnya, pukul 07.05 WIT, Kantor SAR Ternate memberangkatkan Tim SAR Gabungan dengan Kapal KN SAR 237 Pandudewanata bergerak menuju LKK untuk melaksanakan pencarian korban.

“Jarak dari pelabuhan Ahmad Yani Ternate menuju LKP yaitu 36.64 NM dan tim akan melaksanakan pencarian di perairan sebelah Barat Kabupaten Halmahera Barat dengan luas area pencarian ± 114 Nm,” ujar Iwan.

Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian yakni Tim Rescue Kansar Ternate, Polairud Polda Malut, Lanal Ternate, dan keluarga korban. (tan)