LABUHA, NUANSA – Upaya pencarian terhadap satu korban tenggelamnya longboat di perairan Desa Bibinoi, Kabupaten Halmahera Selatan, terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Korban tersebut bernama Dr Wildan, dosen Unkhair yang hilang akibat kecelakaan kapal di perairan tersebut.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan memasuki hari keempat, pencarian terus dilakukan dari pagi hingga sore hari. Di mana Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 4 sru.
Sru 1 Rubber Boat Basarnas bersama Kapal KPLP KNP 5124 melaksanakan pencarian di pesisir Desa Bibinoi dengan luas area pencarian hingga ± 56 Nm. Sru 2 Rubber Boat Polair melakukan pencarian di perairan sebelah utara Desa Bibinoi dengan luas Search Area ± 70 Nm.
Sementara, Sru 3 Rubber Boat BPBD melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian hingga sejauh ± 35 Nm serta Sru 4 longboat masyarakat melaksanakan pencarian dengan luas area ± 66.5 Nm yaitu di perairan Desa Tutupa, Sayoang, Tabapoma, Tawa hingga ke perairan Desa Tomara.
“Namun pencarian hingga sore hari pukul 18.00 WIT, korban belum ditemukan sehingga operasi SAR hari keempat dihentikan sementara dengan hasil nihil. Tim akan melanjutkan pencarian pada hari kelima sesuai rencana operasi yang telah dibuat,” ujar Iwan, Senin (26/1).
Unsur yang terlibat dalam pencarian yakni Tim Rescue Unit Siaga SAR Halsel, Polres Halsel, Polairud Res Halsel, Pos AL Halsel, Dinas Perhubungan Halsel, KPLP Halsel, BPBD Halsel, Unkhair Ternate, Potensi SAR lainnya dan masyarakat setempat. (tan)
