TOBELO, NUANSA – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) resmi menuntaskan rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) 2026 setelah satu bulan pelaksanaan kegiatan di lingkungan Tambang Emas Gosowong, Halmahera Utara. Kegiatan yang dimulai sejak 12 Januari 2026 tersebut ditutup melalui apel resmi pada Rabu, 12 Februari 2026.
Pelaksanaan BK3N 2026 di NHM merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap agenda nasional penguatan keselamatan pertambangan, sekaligus upaya membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif secara berkelanjutan.
Selama satu bulan penuh, NHM menggelar berbagai kegiatan edukatif dan partisipatif. Di antaranya donor darah, seminar kesehatan bagi karyawan, serta seminar kesehatan gigi dan mulut bagi pelajar MTs Bukit Tinggi dan MTs Negeri 2 Malifut. Kegiatan ini tidak hanya menyasar internal perusahaan, tetapi juga masyarakat di wilayah lingkar tambang sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam memperluas kampanye K3.
Sebagai bagian dari rangkaian penutup, NHM menggelar Fun Run bertajuk “Steps to Wellness” pada 7 Februari 2026. Sebanyak 140 peserta yang terdiri dari karyawan dan mitra kerja ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Rute dimulai dari halaman Yard 5 dan berakhir di Lapangan Sepak Bola area operasional NHM di Gosowong.
Pada kategori putra, juara pertama diraih M. Kadafik Sahrun (Departemen Technical Services), disusul Halid Usman (UG Kencana) di posisi kedua dan Bahrain Kahar (HSE) di posisi ketiga. Sementara pada kategori putri, juara pertama diraih Nonje Djawali (Departemen Civil), diikuti Trisia Bilo (Maintenance) dan Murni Sajim (Security). Hadiah diserahkan langsung oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM, Rado Lawolo.
Rangkaian BK3N 2026 mencapai puncaknya melalui apel penutupan yang dipimpin Lesmana. Dalam amanatnya, ia merefleksikan tema nasional tahun ini, “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.”
Denny dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa keselamatan bukan sekadar kewajiban regulatif, melainkan budaya kerja yang harus diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh insan perusahaan.
“Keselamatan adalah fondasi utama operasional pertambangan. Mari terus bekerja sesuai Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik dan Benar atau Good Mining Practices, serta mematuhi Kepmen ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018 sebagai kompas dalam setiap aktivitas kerja,” ujar Denny.
Dalam apel tersebut, bendera K3 secara simbolis diserahkan kembali oleh Manager Health Safety Environmental (HSE), Widi Wijaya, kepada pimpinan upacara sebagai penanda resmi berakhirnya Bulan K3 Nasional 2026 di lingkungan Tambang Emas Gosowong.
Acara penutupan turut diramaikan dengan demonstrasi pemadaman kebakaran dan simulasi penyelamatan korban. Demonstrasi tersebut diperagakan oleh tiga karyawan NHM yang merupakan relawan dari berbagai departemen yang telah terlatih melalui program ERT Volunteer NHM. Peragaan ini menunjukkan kesiapan dan kompetensi tim dalam merespons kondisi darurat di lingkungan operasional tambang.
Melalui rangkaian BK3N 2026, NHM kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem manajemen keselamatan pertambangan yang selaras dengan kebijakan pemerintah, serta mendukung terciptanya industri pertambangan nasional yang profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan. (ask)
