PT ASM Disegel tapi Masih Beraktivitas, Nyali Satgas PKH Diuji

Lokasi PT ASM dipasangi plang oleh Satgas PKH. (Istimewa)

WEDA, NUANSA – Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) baru-baru ini memasang plang di lokasi sejumlah perusahaan tambang yang beroperasi di Maluku Utara. Alasannya, masih terdapat beberapa kesalahan administrasi yang harus diselesaikan lebih dulu sebelum aktivitas berlanjut.

PT Anugerah Sukses Mining (ASM) termasuk satu dari beberapa perusahaan yang dipasangi plang oleh Satgas PKH. Pemasangan plang di PT ASM dilakukan tepatnya di kawasan jetty. Berbeda dengan perusahaan lain yang terbilang patuh atas upaya hukum yang dilakukan Satgas PKH, PT ASM justru tidak menggubris. Sebaliknya, perusahaan yang beroperasi di Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, ini tidak menghentikan aktivitasnya.

Hingga Minggu (22/2), aktivitas di jetty PT ASM masih terus berlanjut. Padahal, tak jauh dari jetty tersebut terpasang plang dari Satgas PKH. Selain Satgas PKH, Polda Maluku Utara juga tidak bisa berbuat banyak melihat tingkah petinggi PT ASM yang masa bodoh dengan upaya hukum dari Satgas PKH. Hingga berita ini diturunkan, baik Satgas PKH maupun Polda Maluku Utara belum memberikan keterangan resmi atas tingkah buruk yang ditunjukkan PT ASM.

Informasi yang dihimpun Nuansa Media Grup (NMG) menyebutkan, baik Satgas PKH maupun Polda Maluku Utara hanya memilih diam karena PT ASM diduga punya hubungan dengan petinggi Polri. Pemilik PT ASM diketahui bernama Ferdinan. Ada juga nama Arief Kurniawan di belakang Ferdinan. Kedua orang ini kabarnya miliki hubungan luar biasa, termasuk terkait bisnis dengan salah satu petinggi Polri. (tan)