TERNATE, NUANSA – Yayasan As-Syifa Jakarta dan Yayasan Sayyid Abubakar bin Hasan Al Attas Azzabidi menyalurkan zakat bagi 2.500 orang penderita kusta dan HIV/AIDS se-Provinsi Maluku Utara.
Pembagian santunan tersebut digelar di halaman Kantor Wali Kota Ternate, Sabtu (28/2) dan dihadiri Wali Kota Ternate, Sekretaris Daerah, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta pemilik yayasan Habib Abubakar bin Hasan Al Attas Azzabidi. Kegiatan ini juga melibatkan perwakilan penerima dari sejumlah kabupaten di Maluku Utara.
Program santunan tersebut merupakan bantuan dari Yayasan As-Syifa Jakarta yang disalurkan melalui Yayasan Sayyid Abubakar bin Hasan Al Attas Azzabidi kepada kaum duafa, khususnya penderita kusta dan HIV/AIDS.
Pemilik yayasan, Al-Habib Abubakar bin Hasan Al Attas Azzabidi, mengatakan berdasarkan laporan yang diterima, jumlah penerima santunan yang telah terdata sebanyak 1.553 orang. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada penderita kusta yang telah sembuh namun mengalami cacat permanen.
“Jumlah keseluruhan penerima kemungkinan sekitar 2.000 sampai 2.500 orang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut diperuntukkan bagi penerima yang berasal dari berbagai daerah di Maluku Utara. Sejumlah perwakilan dari daerah seperti Tobelo, Bacan, dan Jailolo datang untuk menerima bantuan yang nantinya disalurkan kepada penerima di wilayah masing-masing.
Menurutnya, jumlah penerima bantuan tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk program kemanusiaan tersebut, pihak yayasan menyiapkan anggaran sebesar Rp9 miliar.
Habib Abubakar berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi baik itu para menteri, ulama dan sebagainya untuk membantu kaum duafa, serta mendorong tokoh agama lintas agama ikut terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.
Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, menambahkan pelaksanaan kegiatan santunan zakat kepada penderita kusta dan HIV/AIDS baik dalam kota maupun di luar sebelumnya dilakukan di gedung aula di Kalumata.
“Saya berharap tahun depan dengan kegiatan yang sama bisa dilakukan di tempat kantor wali kota karena akses lebih gampang untuk didatangi oleh warga penerima manfaat,” ucapnya.
“Kita berkolaborasi dengan yayasan Habib Abubakar Al Attas dan yayasan As-Syifa dari Jakarta, kolaborasi ini tentu akan lebih mempermudah karena ada mobilitas terutama akomodasi atau kendaraan yang dimiliki oleh pemerintah,” tambah Tauhid.
Menurut data panitia, jumlah penerima santunan khusus warga Kota Ternate tercatat sekitar 329 orang. Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Habib Abubakar yang telah melaksanakan program santunan tersebut selama sekitar 15 tahun.
“Selain penderita kusta dan HIV/AIDS, bantuan juga diberikan kepada sejumlah pekerja seperti penyapu jalan dan buruh bagasi sebagai bagian dari kegiatan kemanusiaan di bulan suci Ramadan,” pungkasnya. (udi/tan)












