SOFIFI, NUANSA – Tiga pemain asal Maluku Utara dipercaya memperkuat Timnas Pelajar U-17 binaan Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BLiSPI) untuk berlaga di ajang internasional di Thailand.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menyebut capaian tersebut menjadi bukti pembinaan sepak bola usia muda di daerah mulai menunjukkan hasil.
Menurut Sherly, pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terus mendorong pengembangan sepak bola dengan melibatkan berbagai pihak, seperti KONI, PSSI, serta Malut Selection sebagai wadah pencarian dan pembinaan talenta muda.
“Kami mengapresiasi sekaligus berkomitmen membangun sepak bola Maluku Utara melalui Dispora dengan menggandeng KONI dan PSSI, serta menggelar turnamen berjenjang. Malut Selection menjadi wadah scouting bagi talenta muda Maluku Utara,” ujar Sherly.
Tiga pemain tersebut masuk dalam skuad berisi 35 atlet yang akan tampil pada dua turnamen internasional, yakni Mikasa U-17 International Youth Cup 2026 dan Volt 11 Eleven International 2026. Kedua ajang itu berlangsung pada 23–29 Maret 2026 di Bangkok, Thailand.
Tim asuhan pelatih Budiman Yunus dilepas langsung oleh Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin pada hari kedua Idulfitri 1447 Hijriah, Minggu (22/3) di Rumah Dinas Ketua DPD RI, Jakarta.
Prosesi pelepasan digelar di sela open house lebaran. Para pemain mencium Bendera Merah Putih diiringi lagu “Padamu Negeri” sebagai simbol semangat nasionalisme sebelum berlaga di level internasional.
Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya anggota DPD RI Bustami Zainudin, legenda sepak bola Indonesia sekaligus pendiri BLiSPI Rully Nere, Pembina BLiSPI Teguh Raharjo, serta Sekretaris Jenderal BLiSPI Yessi Yunita.
Dalam sambutannya, Sultan menekankan pentingnya pengalaman bertanding di level internasional bagi pemain muda untuk membentuk mental dan meningkatkan kualitas permainan.
“Harus yakin menang. Tidak ada opsi lain,” tegas Sultan.
Sebagai bentuk dukungan, Sultan menyatakan akan menjemput langsung tim di bandara jika berhasil meraih juara, serta menyiapkan hadiah khusus bagi pemain yang mampu mencetak gol.
Keikutsertaan tiga pemain asal Maluku Utara dalam skuad Timnas Pelajar U-17 menjadi kebanggaan bagi daerah sekaligus menunjukkan talenta muda Maluku Utara mampu bersaing di level internasional bila dibina secara konsisten dan berkelanjutan. (tan)
