DARUBA, NUANSA – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai memperkuat koordinasi dan pemahaman bersama terkait pengelolaan konservasi laut dan perlindungan ekosistem mangrove. Kolaborasi ini melibatkan sejumlah pihak baik lembaga swadaya masyarakat (LSM), lembaga akademik hingga lembaga pemerintahan.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan pemahaman bersama terkait upaya konservasi laut, pengelolaan kawasan konservasi, perlindungan ekosistem mangrove, serta pengembangan jejaring kolaborasi antara lembaga swadaya masyarakat (LSM), pemerintah, dan masyarakat di Maluku Utara.
Sejumlah lembaga baik nasional maupun Internasional seperti Packard Foundation, ILMMA, Konservasi Indonesia, WCS Program Indonesia, serta mitra lokal seperti Universitas Pasifik, kelompok masyarakat pesisir, serta pemerintah dan berbagai stakeholder terkait di Maluku Utara ikut membersamai mengedukasi langkah upaya konservasi sumberdaya maritim Morotai.
Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta melakukan pertemuan, diskusi, kunjungan lapangan, hingga observasi langsung terhadap kondisi ekosistem pesisir dan laut di sejumlah kawasan konservasi dan desa pesisir di wilayah Kecamatan Morotai Selatan Barat. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk melihat secara langsung capaian program konservasi, pengelolaan kawasan konservasi, serta penguatan kawasan konservasi di Maluku Utara.
Sekretaris Daerah Morotai, Muhammad Umar Ali, mengatakan kegiatan ini memiliki peran penting dalam meningkatkan pemahaman seluruh pihak terhadap kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat pesisir, sekaligus membuka peluang penguatan dukungan program konservasi di masa mendatang.
“Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, lembaga konservasi, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut dan mangrove di Maluku Utara, khususnya di Morotai,” ujar Umar, Jumat (15/5).
Selain memperkuat jejaring kemitraan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong keberlanjutan dukungan terhadap program konservasi laut dan pemberdayaan masyarakat pesisir di wilayah Maluku Utara khususnya di Pulau Morotai. (ula/tan)
