TERNATE, NUANSA – Pemerintah Kota Ternate membuka posko tanggap darurat gempa bumi untuk melayani warga terdampak, khususnya yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan Magnitudo 7,6 pada Kamis (2/4).
Posko dipusatkan di eks Kantor Wali Kota Ternate yang berlokasi di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kampung Pisang, Kecamatan Ternate Tengah. Posko ini difungsikan sebagai pusat informasi, pendataan, pelayanan, serta penyaluran bantuan bagi warga.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan posko tersebut diperuntukkan bagi seluruh warga terdampak, terutama yang mengalami kerusakan rumah.
“Hari ini kami membuka posko di eks kantor wali kota untuk pembaruan informasi gempa. Kami juga diminta wali kota untuk terus berkoordinasi, khususnya di Batang Dua,” ujar Rizal.
Ia menjelaskan, wilayah terdampak paling signifikan sementara ini berada di Kecamatan Pulau Batang Dua, dengan laporan kerusakan pada rumah ibadah dan rumah warga.
Pemkot Ternate terus melakukan pendataan melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Selain itu, pemerintah daerah berencana meninjau langsung kondisi di Batang Dua.
“Kami berencana ke Batang Dua siang atau sore ini untuk melihat langsung kondisi di lapangan,” katanya.
Lebih jauh, Rizal mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada, dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta instansi terkait.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, serta mengikuti arahan resmi yang disampaikan melalui posko dan instansi terkait,” tegas Rizal.
Pemerintah daerah memastikan akan terus memantau perkembangan situasi serta mengoptimalkan koordinasi lintas sektor guna menjamin keselamatan masyarakat dan percepatan penanganan pascabencana.
“Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan seluruh langkah penanganan berjalan optimal demi keselamatan masyarakat,” pungka Rizal. (udi/tan)












