DARUBA, NUANSA – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026. Musrenbang RKPD ini berlangsung di aula kantor bupati, Selasa (7/4).
Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, dalam sambutannya menyampaikan pelaksanaan musrenbang hari ini merupakan kelanjutan dari proses perencanaan partisipatif yang telah dilaksanakan secara berjenjang, dimulai dari musrenbang di enam kecamatan, hingga dilanjutkan dengan forum lintas perangkat daerah.
Menurutnya, berbagai usulan, aspirasi, serta kebutuhan masyarakat yang dihimpun dari tingkat desa dan kecamatan, telah dibahas secara teknokratis bersama perangkat daerah, guna memastikan bahwa setiap program dan kegiatan yang direncanakan benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat, serta selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Oleh karena itu, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan perencanaan ini. Tentu, ini menunjukkan bahwa semangat kolaborasi dan partisipasi masyarakat di Kabupaten Pulau Morotai terus tumbuh dan menguat,” ujar Rusli.
Rusli menekankan agar rancangan RKPD yang disusun saat ini harus mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah, sekaligus menjadi instrumen untuk mewujudkan visi bersama, yaitu “Morotai unggul, adil, dan sejahtera.” Sehingga itu, sinkronisasi program antar perangkat daerah harus diperkuat, agar tidak terjadi tumpang tindih kegiatan, serta setiap program benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Pada kesempatan ini perlu saya tekankan bahwa efisiensi dan efektivitas anggaran harus menjadi perhatian utama, dengan memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat. Selain itu, aspirasi masyarakat tetap menjadi landasan utama, namun harus diselaraskan dengan kemampuan keuangan daerah serta prioritas pembangunan jangka menengah dan nasional,” tegasnya.
“Oleh sebab itu, saya berharap melalui forum ini, kita dapat menghasilkan rumusan program dan kegiatan yang berkualitas, terukur, dan tepat sasaran, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya. (ula/tan)












