TOBELO, NUANSA – Sebuah longboat yang mengangkut delapan orang penumpang terbalik dan tenggelam di perairan Selat Lebeno, Desa Salube, Kabupaten Halmahera Utara. Tujuh orang berhasil selamat, sedangkan satu lainnya ditemukan meninggal dunia, setelah sebelumnya dinyatakan masih hilang atau dalam pencarian.
Berdasarkan kronologi kejadian yang diterima, peristiwa terjadi pada Jumat (17/4) pukul 16.00 WIT, di mana delapan orang bertolak dari Desa Salube dengan tujuan ke kebun yang berlokasi di Selat Lebeno. Setibanya di Pantai Lebeno, perahu tersebut dihantam gelombang sehingga membuat perahu terbalik dan tujuh korban berhasil menyelamatkan diri.
Sementara, satu korban atas nama Darman Hi Soleman (66 tahun) dilaporkan belum ditemukan. Kemudian tujuh orang saksi melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa setempat guna meminta bantuan pencarian.
Upaya pencarian telah dilakukan oleh warga setempat bersama Bhabinkamtibmas hingga pukul 22.00 WIT, namun hasilnya masih nihil. Berdasarkan laporan tersebut, Kepala Desa Salube meneruskan informasi kejadian kepada Basarnas untuk perbantuan pencarian terhadap korban.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Ternate, Ferdinando Jofandri, mengatakan setelah mendapat laporan kejadian pada Sabtu (18/4) pukul 08.30, Tim Rescue Pos SAR Tobelo bersama potensi SAR bergerak menuju lokasi kejadian perkara (LKP) dengan menggunakan RIB 03 Tobelo untuk melaksanakan pencarian korban.
Korban Ditemukan Meninggal Dunia
Proses Pencarian terhadap satu korban longboat terbalik di perairan Desa Salube akhirnya membuahkan hasil. Namun sayangnya, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Proses pencarian dari pagi hingga siang hari sekitar pukul 12.00 WIT, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada koordinat 2°16’14.15″N/127°49’18.16″E, dengan jarak 25 meter dari LKK,” jelas Danpos SAR Tobelo, Rudin Jr.
Selanjutnya, korban dievakuasi menuju rumah duka di Desa Salube untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Tim SAR Gabungan kemudian melaksanakan debriefing bersama keluarga korban, dengan kesimpulan bahwa korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Dengan demikian, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih. Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian di antaranya Tim Rescue Pos SAR Tobelo, Pos AL Tobelo, Pos Polairud Tobelo, Polsek Loloda Utara, Pemdes Salube, masyarakat dan keluarga korban. (tan)
