TERNATE, NUANSA – Musyawarah Daerah (Musda) VII Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Ternate resmi berakhir dengan menetapkan Haiyun Umamit sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) periode 2026-2029 secara aklamasi.
Keputusan tersebut diambil setelah dua kandidat lainnya, Fadly Thamrin dan Rahman Mustafa, dinyatakan gugur dalam tahapan verifikasi karena tidak memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan steering committee (SC).
Dalam forum Musda yang berlangsung sejak 28 April hingga 1 Mei 2026 tersebut, Haiyun muncul sebagai calon tunggal yang memenuhi kualifikasi. Ia berhasil mengamankan dukungan signifikan, yakni 26 Organisasi Kepemudaan (OKP) dan 3 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK).
Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Haiyun menegaskan komitmennya untuk membangun kepengurusan yang inklusif dan berbasis kompetensi. Ia berencana menarik talenta-talenta muda terbaik di Ternate untuk memperkuat struktur organisasi.
“Kami mengajak pemuda-pemudi berkompeten untuk bergabung. Mari kita bersinergi memajukan KNPI agar organisasi ini memberikan kontribusi nyata dan positif bagi pembangunan daerah,” ujar Haiyun optimistis.
Prosesi penetapan ditutup dengan penyerahan pataka kebesaran organisasi dari presidium sidang kepada Haiyun Umamit, sebagai simbol estafet kepemimpinan baru KNPI Kota Ternate untuk tiga tahun ke depan. (red)
