DARUBA, NUANSA – Sebanyak 14 desa di Kabupaten Pulau Morotai telah masuk tahap kedua pengusulan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026.
Adapun desa yang masuk tahap II pengusulan KNMP ini yakni Desa Wayabula, Tiley, Cucumare, Juanga, Daruba, Posi Posi, Maba, Titigogoli, Pangeo, Gorua, Loleo Jaya, Mira, Mandiri dan Kolorai.
“Untuk koperasi nelayan yang diusulkan Pemda ke KKP itu ada 14 desa, dan seluruhnya sudah di tahapan surve kedua,” ujar Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Morotai, Jhon F Tiala, Kamis (7/5).
Pihaknya, kata Jhon, masih menunggu informasi lanjutan terkait hasil lolos atau tidaknya sejumlah desa yang telah diusulkan tersebut. Ia mengaku, masih terdapat beberapa desa yang belum melengkapi sejumlah administrasi, seperti Desa Titigogoli, Pangeo, Gorua, Loleo Jaya, Mira, Mandiri dan Kolorai. Sejumlah desa tersebut diminta agar merampungkan syarat administrasi sebagaimana yang telah ditetapkan.
“Untuk tahap dua itu tim topografi yang turun menentukan daerah itu layak atau tidak. Untuk tahap pertama kan tim mengecek lokasi luas lahan dan sebagainya, kemudian yang kedua ini tentang kedataran atau kelayakan tempat untuk dibangun kampung nelayan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Jhon menilai bahwa sebanyak 14 desa tersebut memiliki potensi kelautan yang sangat besar. Sehingga desa-desa tersebut berpeluang lolos sebagai Kampung Nelayan Merah Putih.
“14 desa ini semuanya berpotensi, tinggal administrasinya yang harus ditertibkan dan dilengkapi oleh desa-desa tersebut. Kami berharap ada banyak desa yang lolos sehingga terbuka lapangan kerja dan ekonomi di desa juga meningkat,” pungkasnya. (ula/tan)











