NUANSA, TERNATE – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) sukses menggelar diskusi panel bertajuk “Politik Digital: Kuasa, Perilaku Sosial, dan Ekosistem Komunikasi Kontemporer”. Kegiatan yang berlangsung di Rotasi Cafe, Sabtu (9/5/2026) ini menjadi potret antusiasme akademik dalam merespons dinamika ruang siber.
Diskusi ini lahir dari kolaborasi strategis empat program studi: Ilmu Politik, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, dan Psikologi. Pendekatan multidisipliner ini sengaja diambil untuk membedah realitas digital dari berbagai sudut pandang yang lebih utuh.
Koordinator Kolaborasi, Samsir Hamajen, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan ruang untuk memperluas kesadaran publik terhadap perubahan wajah masyarakat akibat digitalisasi.
“Media sosial kini bukan sekadar alat komunikasi, melainkan arena pembentukan opini, identitas, bahkan kekuasaan. Diskusi ini adalah ikhtiar intelektual kami untuk membaca realitas tersebut secara lebih jernih, kritis, dan manusiawi,” ujar Samsir saat diwawancarai di sela acara.
Para narasumber mengupas tuntas berbagai fenomena yang terjadi, mulai dari bagaimana sistem mengatur apa yang kita lihat dan pikirkan, lalu dampaknya terhadap kualitas demokrasi dan ruang publik, serta perubahan pola interaksi dan mentalitas generasi muda di ruang virtual.
Mewakili para inisiator, Samsir menyampaikan apresiasi kepada Rektor UMMU, Prof. Dr. Ranita Rope, S.P., M.Sc; Dekan FISIP, Dr. Aji Deni, serta seluruh dosen dan mahasiswa yang terlibat. Ia menilai tingginya partisipasi peserta menjadi sinyal positif kepedulian generasi muda Maluku Utara terhadap masa depan demokrasi digital.
Samsir menegaskan, masyarakat tidak boleh hanya menjadi objek atau konsumen teknologi, tetapi harus menjadi subjek yang kritis dan bertanggung jawab.
“Kolaborasi lintas prodi FISIP UMMU akan terus berlanjut dengan format yang lebih segar. Kami berkomitmen menghadirkan lebih banyak ruang dialog yang sehat, inklusif, dan mencerahkan demi membangun ekosistem komunikasi yang lebih beradab,” pungkasnya optimis.
Diskusi panel ini menghadirkan perspektif dari praktisi dan akademisi, antara lain Ketua Komisi I DPRD Provinsi Maluku Utara, Nazlatan Ukhra Kasuba, B.Hs., M.Si; Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Provinsi Maluku Utara; dna Dr. Iksan R.A. Arsad, M.Si; Akademisi UMMU, Dr. Agusmawanda, S.IP., M.IP.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama Dekan FISIP dan para inisiator dari jajaran dosen FISIP UMMU, yakni Zulkifli Hi Saleh, S.Sos, M.Si; Syaiful Bahri, S.Psi, MA; Yahya Alhadad, S.Sos, M.Si; M. Nofrizal Amir, S.Sos, M.I.Kom; dan Samsir Hamajen, S.IP, M.Sos. (kep)
