TIDORE, NUANSA – Mahasiswa Kuliah Kerja Sosial dan Dakwah (KKSD) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) Kelompok 1 menggelar musyawarah bersama pemerintah Desa Talasi, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, dan masyarakat di Gedung Serbaguna Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di desa tersebut.
Musyawarah tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Talasi, Ketua BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta warga desa bersama mahasiswa KKSD UMMU. Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini menjadi bentuk dukungan terhadap program pengabdian mahasiswa di Desa Talasi.
Dalam sambutannya, Koordinator Desa menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat agar program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.
“Kami tidak ingin datang hanya membawa program sendiri tanpa mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, kami berharap melalui forum ini masyarakat dapat memberikan masukan dan saran demi keberhasilan program bersama,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan beberapa minggu ke depan. Musyawarah ini menjadi langkah awal untuk menjalin hubungan yang harmonis dan menciptakan kerja sama yang baik antara mahasiswa dan warga desa.
Kepala Desa Talasi menyambut baik program-program yang diusulkan mahasiswa KKSD. Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga desa.
Selain pemaparan program kerja, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta warga diberikan kesempatan menyampaikan usulan, kritik, dan masukan terkait program yang akan dilaksanakan. Suasana musyawarah berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh program kerja KKSD UMMU di Desa Talasi dapat berjalan lancar dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah desa demi terciptanya pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang lebih baik.










