TERNATE, NUANSA – Suasana hangat penuh keharuan sekaligus optimisme menyelimuti Gamalama Ballroom, Bela Hotel Ternate, Minggu (24/5) malam. Polda Maluku Utara menggelar acara Malam Kenal Pamit Kapolda dari pejabat lama Irjen Pol Waris Agono kepada pejabat baru Brigjen Pol Arif Budiman.
Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Kepala BNN RI Komjen Pol Suyudi Ario Seto, unsur Forkopimda Malut, para Bupati/Wali Kota, jajaran PJU Polda Malut, serta tokoh agama dan masyarakat se-Maluku Utara.
Dalam sambutannya, Sherly menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan oleh Irjen Pol Waris Agono beserta istri selama 1 tahun 2 bulan memimpin Korps Bhayangkara di bumi Moloku Kie Raha.
Di mata Sherly, Irjen Waris adalah sosok pemimpin yang tegas, komunikatif, problem solver, dan humanis. Salah satu torehan sejarah emas yang sangat dirasakan dampaknya oleh pemerintah daerah adalah keberanian dan ketegasan dirinya dalam memindahkan operasional Mapolda Maluku Utara dari Ternate ke Sofifi pada September 2025 lalu.
“Setelah perjuangan panjang selama 20 tahun, di masa kepemimpinan Pak Warislah operasional Polda Malut akhirnya resmi pindah ke Sofifi. Pemindahan ini memberikan dampak instan yang luar biasa bagi pertumbuhan ekonomi di Sofifi, menghidupkan pelaku UMKM, pedagang, hingga moda transportasi laut,” ungkapnya.
Gubernur juga mengenang bagaimana kepemimpinan Irjen Waris yang selalu pasang badan dalam menyelesaikan berbagai riak konflik sosial dan demonstrasi di wilayah Malut dengan cepat dan aman.
“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Maluku Utara, kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya. Maluku Utara akan selalu menjadi rumah kedua bagi Pak Waris bersama keluarga, dan kami selalu terbuka menyambut bapak untuk kembali berkontribusi membangun daerah ini di bidang lainnya,” tambahnya.
Berpindahnya tongkat estafet kepemimpinan kepada Brigjen Pol Arif Budiman disambut dengan optimisme tinggi oleh Gubernur. Terlebih, jenderal bintang satu lulusan Akpol 1994 ini bukanlah orang baru di Maluku Utara, mengingat ia pernah menjalankan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) pemulihan pascakonflik di Malut pada tahun 2006 silam.
Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku Utara siap melanjutkan kolaborasi intensif demi menjaga stabilitas keamanan dan mendorong percepatan pembangunan ekonomi daerah.
“Selamat datang kembali di bumi Moloku Kie Raha untuk Pak Arif Budiman beserta Ibu. Forkopimda di Maluku Utara ini sangat akrab dan solid. Kami sangat percaya, dengan modal kebersamaan, komunikasi, dan rasa percaya antarinstansi, kita dapat terus menjaga kestabilan daerah ini secara menyenangkan,” tegas Sherly.
Malam Kenal Pamit ini diakhiri dengan pemberian cinderamata dan foto bersama sebagai simbol kokohnya kemitraan antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan jajaran kepolisian dan seluruh stakeholder terkait demi menyongsong Indonesia Emas 2045. (tan)
