google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

ANTAM Group Dorong Pelestarian Lingkungan Lewat Penanaman Pohon

SOFIFI, NUANSA – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”, ANTAM Group melaksanakan aksi nyata pelestarian lingkungan melalui penanaman lebih dari 5.000 pohon di Kabupaten Halmahera Timur dan kegiatan bersih-bersih lingkungan di kawasan Pelabuhan Sofifi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang bertujuan mendukung upaya mitigasi perubahan iklim, menjaga kelestarian lingkungan hidup, serta memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Penanaman pohon dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dan masyarakat setempat. Sebanyak lebih dari 5.000 pohon yang ditanam terdiri atas pohon buah seperti mangga dan kakao, pohon peneduh, serta mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

Program penghijauan tersebut diharapkan mampu meningkatkan tutupan vegetasi, mendukung rehabilitasi lahan dan kawasan pesisir, sekaligus memperkuat kapasitas penyerapan karbon sebagai bagian dari upaya mengurangi dampak perubahan iklim.

Selain melakukan penghijauan, ANTAM Group juga berpartisipasi dalam aksi bersih lingkungan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan di kawasan Pelabuhan Sofifi. Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan sampah di area pelabuhan dan pesisir guna mencegah pencemaran lingkungan serta menjaga kesehatan ekosistem laut.

Maluku Utara CSR & External Relations Manager PT ANTAM (Persero) Tbk, Krisno Budiarto, mengatakan tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini menjadi pengingat bahwa perubahan iklim merupakan tantangan global yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.

“Perubahan iklim merupakan tantangan global yang dampaknya semakin dirasakan oleh masyarakat saat ini. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah konkret dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Krisno.

Menurutnya, melalui penanaman lebih dari 5.000 pohon dan aksi bersih lingkungan di Sofifi, ANTAM Group berupaya memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup sekaligus menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

“Kami percaya bahwa setiap aksi yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan generasi mendatang,” tambahnya.

Sebagai bagian dari rangkaian bulan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, ANTAM Group juga akan melanjutkan sejumlah program lingkungan lainnya, seperti rehabilitasi mangrove dan transplantasi terumbu karang. Program tersebut dirancang untuk menjaga keberlanjutan ekosistem daratan, pesisir, dan laut secara terpadu sekaligus mendukung pelestarian keanekaragaman hayati.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, instansi terkait, masyarakat, pelajar, komunitas lingkungan, hingga karyawan perusahaan yang tergabung dalam Program Employee Volunteering ANTAM.

Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, ANTAM Group mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengambil peran aktif dalam menjaga lingkungan melalui aksi nyata dan berkelanjutan demi mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan tangguh bagi generasi mendatang. (ask)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version