google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wagub Maluku Utara Terima Audiensi UGM, Dukung Program KKN Mahasiswa 

TERNATE, NUANSA – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menerima audiensi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Pulau Morotai.

Audiensi bersama mahasiswa UGM ini dilaksanakan di kediaman wagub (eks Crisant) didampingi Karo Adpim, Abdul Karim, Sabtu (20/6).

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wagub Sarbin mengapresiasi atas kedatangan mahasiswa dari UGM yang akan melakukan studi KKN di Kabupaten Pulau Morotai terutama di Desa Kolorai dan Desa Yayasan, Kecamatan Morotai Selatan.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada UGM yang telah menempatkan mahasiswanya di Maluku Utara,” ucap Sarbin.

Ia juga menyampaikan, Maluku Utara sebagai daerah dengan geografis berbasis kepulauan sangat diperlukan motivasi yang kuat, karena masih banyak infrastruktur yang belum memadai.

Meskipun dengan berbagai keterbatasan, wagub berharap mahasiswa UGM yang melakukan studi akademik ini dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik.

“Semoga adik-adik mahasiswa bisa mempelajari ekosistem kehidupan masyarakat di Maluku Utara,” ujarnya.

Sarbin juga berharap, kegiatan studi KKN ini dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap kehidupan masyarakat di Maluku Utara, terutama mengeksplorasi berbagai potensi yang ada seperti aspek pariwisata dan kebudayaan.

Sementara itu, Fredi Efendi selaku Dosen Pembimbing Lapangan menyampaikan, tahun ini ada 7 unit yang tersebar di kabupaten di Provinsi Maluku Utara.

“Dan kami adalah salah satu unit bernama Arumi Morotai yang disingkat Armor. Adapun jumlah mahasiswa yang diterjunkan sebanyak 29 orang yang terbagi menjadi 4 cluster yakni Medica, Agro, Saintek dan Shosum,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, mahasiswa yang diterjunkan pada kegiatan studi ini lebih banyak belajar dan berkontribusi aktif di masyarakat.

“Semoga dalam pelaksanaannya, diharapkan adanya dukungan dari Pemprov Malut melalui koordinasi secara intens, begitupun juga dilakukan berulang kali komunikasi secara spesifik ke Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai,” katanya.

Adapun kegiatan studi KKN mahasiswa UGM di Kabupaten Pulau Morotai ini dilaksanakan selama 50 hari. (tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version