TERNATE, NUANSA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Ternate menggelar sosialisasi hasil pembinaan Program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) Tahun 2026. Kegiatan yang menyasar tiga kelurahan binaan, yakni Kelurahan Maliaro, Kota Baru, dan Stadion, ini berlangsung di Aula Lantai II Bappelitbangda Kota Ternate, Rabu (15/7).
Program Kelurahan Cantik hadir sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas aparatur kelurahan agar mampu mengelola data statistik yang akurat, mutakhir, dan dapat diandalkan sebagai fondasi utama perencanaan pembangunan daerah.
Kepala BPS Kota Ternate, Ahmad Abdurrahman, menjelaskan proses pembinaan ini dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Dimulai dari koordinasi awal, sosialisasi, hingga pendampingan teknis intensif yang mencakup pengumpulan, pengolahan, analisis, hingga penyediaan data statistik.
“Pembinaan dilakukan melalui tiga kali pertemuan pada periode 11 Mei sampai 1 Juni 2026. Seluruh tahapan mendapat dukungan penuh dari pemerintah kelurahan,” ucap Ahmad.
Data yang dikelola dalam program ini bersumber dari hasil pendataan lapangan langsung serta data administratif internal masing-masing kelurahan. Lewat sinergi tersebut, ketiga kelurahan kini berhasil menyusun profil kelurahan, monografi, hingga dokumentasi sejarah wilayah berbasis data statistik yang valid.
Ada yang berbeda pada pelaksanaan tahun ini. Ahmad menyebutkan, akibat adanya penyesuaian anggaran, hasil pembinaan tidak lagi diterbitkan dalam bentuk buku fisik. Kendati demikian, ia menjamin aksesibilitas informasi tidak akan terganggu.
“Publikasi tetap tersedia dalam bentuk digital sehingga dapat dimanfaatkan dengan mudah oleh pemerintah maupun masyarakat luas,” jelasnya.
Selain fokus pada program Kelurahan Cantik, BPS Ternate juga tengah dihadapkan pada agenda nasional yang padat, salah satunya adalah pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Meski berjalan beriringan, BPS optimistis seluruh program kerja tersebut akan rampung tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditargetkan.
Langkah BPS ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota Ternate. Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa program Kelurahan Cantik merupakan implementasi nyata dari Asta Cita keenam, yaitu membangun dari bawah melalui penguatan kapasitas pemerintah di tingkat kelurahan.
Rizal memuji dedikasi BPS Kota Ternate yang terbukti tidak hanya berhenti pada tataran seremonial belaka.
“Hari ini kita melihat komitmen itu tidak berhenti pada seremoni pencanangan, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kerja nyata. Ada peningkatan pemahaman aparatur terhadap pentingnya data dan pengelolaan sistem informasi di Kelurahan Maliaro, Kota Baru, dan Stadion,” ujar Rizal.
Rizal juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para lurah, pengurus RT/RW, serta warga setempat yang telah berkolaborasi aktif.
Menurut Rizal, kerja sama lintas sektor merupakan kunci utama untuk melahirkan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran.
Karena itu, Rizal menaruh harapan besar agar program ini terus berlanjut secara mandiri di tingkat kelurahan dan tidak berhenti setelah masa pembinaan selesai.
“Ke depan, Kelurahan Maliaro, Kota Baru, dan Stadion diharapkan mampu menyusun profil kelurahan, publikasi statistik, serta menyediakan data terbuka yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah Kota Ternate akan terus mendukung agar pemanfaatan data ini semakin terintegrasi, sehingga pembangunan daerah berjalan lebih terukur,” tandas Rizal. (udi/tan)











