google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wagub Maluku Utara Ajak Masyarakat Penuhi Hak Anak

SOFIFI, NUANSA – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat komitmen dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak. Hal itu disampaikan Sarbin saat membuka kegiatan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 tingkat provinsi, Kamis (23/7).

Kegiatan yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” itu berlangsung secara semarak di SDN 02 Guraping dan diikuti oleh ratusan siswa.

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Saat membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Sarbin menegaskan bahwa tema Hari Anak Nasional tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan penegasan bahwa setiap anak adalah pribadi yang berharga, harus dihormati, serta didengar pendapatnya.

“Anak bukan hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek pembangunan yang memiliki hak untuk berpartisipasi sesuai usia dan tingkat kematangannya,” ucap Sarbin.

Kepala Dinas PPPA Malut, Hairia, menjelaskan melindungi anak adalah kewajiban seluruh pihak untuk memastikan anak terbebas dari kekerasan, eksploitasi, penelantaran, diskriminasi, perkawinan anak, perundungan, baik di dunia nyata maupun ruang digital.

“Perlindungan anak tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi dan gotong royong seluruh elemen bangsa, dimulai dari keluarga sebagai pelindung pertama dan utama, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama dan tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah,” ujar Hairia.

Pada momen berbahagia tersebut, Wagub didampingi Ketua TP-PKK, Kepala Dinas PPPA serta Ketua DWP menyempatkan meninjau jalannya berbagai perlombaan.

Sarbin tersenyum menyaksikan antusiasme dan keceriaan para siswa sekolah dasar yang mengikuti berbagai permainan tradisional, seperti kasti, cenge-cenge dan lompat tali.

Menurutnya, permainan tradisional anak memiliki banyak manfaat karena memadukan unsur olahraga, kecerdasan, dan kebersamaan dalam suasana yang menyenangkan.

Salah seorang siswa, Imran (9) tampak senang mengikuti berbagai lomba yang diselenggarakan. Menurutnya, perlombaan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus memberikan semangat untuk terus mengembangkan potensi diri agar tidak bergantung dengan gawai.

“Kegiatan seperti ini membuat kami lebih percaya diri, bisa belajar bekerja sama, dan menjadi motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik tanpa smartphone,” ungkap siswa yang tengah duduk di bangku kelas 4 tersebut.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional 2026, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, mahasiswa, dan berbagai pihak lainnya semakin kuat dalam memberikan perlindungan serta ruang tumbuh yang optimal bagi anak-anak. Sehingga mampu melahirkan generasi Maluku Utara yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version