SOFIFI, NUANSA – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo yang akan merevitalisasi SMA Negeri 5 Tidore Kepulauan, Kamis (6/8).
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Kepala SMAN 5 Tikep, dengan tujuan memastikan pelaksanaan program revitalisasi sekolah berjalan sesuai dengan arahan pemerintah pusat serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Sherly menyapa hangat para siswa sembari berkeliling melihat langsung fasilitas yang akan direvitalisasi. Di depan para siswa, Sherly menyampaikan harapannya bahwa bantuan revitalisasi ini dapat menambah kenyamanan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah.
Kenyamanan tersebut, menurut Sherly, pada akhirnya akan menjadi faktor pendukung utama bagi peningkatan kualitas pendidikan di Maluku Utara secara keseluruhan.
Sherly juga menegaskan pentingnya penyelesaian pembangunan revitalisasi secara menyeluruh agar manfaatnya dapat segera dirasakan siswa.
Revitalisasi sekolah merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Berdasarkan data yang dihimpun, total sekolah direvitalisasi menggunakan APBD Tahun Anggaran 2026 sebanyak 68 sekolah dengan anggaran sebesar Rp53 miliar, sementara APBN tahun 2025 sebanyak 75 sekolah dengan total Rp92 miliar.
Dengan rincian Auditorium SMAN 5 sebanyak Rp3,7 miliar, gedung kelas SMAN 2 Ternate Rp3 miliar, gedung kelas SMKN 1 Pulau Taliabu sebesar Rp2,2 miliar, Auditorium SMAN 2 Haltim sebesar Rp2,1 miliar, gedung kelas SMAN 1 Halteng Rp1,8 miliar, gedung kelas SMAN 8 Ternate Rp1,7 miliar (3 ruang kelas), gedung kelas SMAN 10 Ternate.
Program revitalisasi menjadi bagian dari upaya pemerintah mewujudkan visi Pendidikan Bermutu untuk Semua, dengan memastikan setiap murid, di mana pun berada, memperoleh kesempatan belajar di lingkungan sekolah yang layak, aman, dan mendukung pengembangan potensi mereka secara optimal.
Melalui program revitalisasi ini, pemerintah berharap kualitas lingkungan belajar menjadi semakin aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran yang lebih baik. Selain meningkatkan mutu layanan pendidikan, revitalisasi sekolah juga diharapkan memperkuat pemerataan akses pendidikan bermutu hingga ke daerah-daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan.
Hingga kini, program revitalisasi sekolah terus dijalankan oleh Provinsi Maluku Utara sebagai bentuk komitmen Gubernur Sherly dalam menyediakan layanan pendidikan yang aman dan bermutu. (tan)
