TERNATE, NUANSA – Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Pusat sekaligus istri Mendagri, Tri Tito Karnavian, melakukan kunjungan kerja di Kelurahan Tarau, Kota Ternate, Maluku Utara, pada Rabu (2/9). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekaligus menegaskan transformasi besar peran Posyandu di tengah masyarakat.
Dalam kunjungan strategis tersebut, Tri Tito Karnavian didampingi oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, beserta rombongan. Turut hadir Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Maluku Utara Rusni Sarbin, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Ternate Marliza Marsaoly, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Maluku Utara Darmawati Samsuddin.
Dalam arahannya, Tri memaparkan sejarah perubahan fundamental Posyandu. Jika dahulu lembaga ini hanya berfokus pada sektor kesehatan, kini melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024, Posyandu resmi bertransformasi untuk melayani 6 bidang SPM yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
“Pemerintah memiliki 32 program pelayanan, namun minimal ada enam bidang utama yang harus langsung dirasakan oleh masyarakat melalui Posyandu, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman dan ketertiban umum, serta sosial,” ujar Tri.
Ia mencontohkan komitmen nyata Pemprov Maluku Utara yang telah membangun rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu sebagai implementasi bidang perumahan rakyat. Lewat integrasi baru ini, masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan terkait enam bidang tersebut langsung melalui Posyandu.
“Kehadiran saya di sini adalah simbol bahwa Posyandu sudah bertransformasi dari satu menjadi enam pelayanan. Tugas kader Posyandu kini adalah mendata dan berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar setiap masalah warga mendapatkan solusi nyata,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Maluku Utara, Rusni Sarbin, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan ini. Ia berharap kehadiran Ketua Umum TP Posyandu Pusat dapat menjadi agenda tahunan untuk memberikan penguatan, bimbingan, dan petunjuk bagi para pembina, Tim Penggerak PKK, serta organisasi mitra di Maluku Utara.
Secara khusus, Rusni memberikan penghormatan tertinggi kepada seluruh kader Posyandu di Kota Ternate dan Provinsi Maluku Utara yang selama ini bekerja ikhlas di garda terdepan, terlepas dari berbagai keterbatasan yang ada.
“Kader adalah kekuatan utama Posyandu. Kemajuan lembaga ini tidak hanya ditentukan oleh kebijakan anggaran atau sarana prasarana, tetapi oleh ketulusan dan konsistensi para kader di lapangan,” tegas Rusni.
Sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan penguatan semangat gotong royong, agenda kunjungan diakhiri dengan pemberian vitamin dan imunisasi secara simbolis kepada balita, serta penyerahan paket sembako.
Bantuan vitamin dan imunisasi diberikan kepada perwakilan balita, yaitu Margin (anak dari Ibu Nurul), Raffi (anak dari Ibu Marta), dan Asila (anak dari Ibu Yani). Sementara paket sembako diserahkan kepada perwakilan elemen masyarakat, antara lain balita Alkadri (anak dari Ibu Afrisilia), Bapak Karim Buba (lansia), Ibu Riska (ibu hamil), Ibu Risma (ibu menyusui), dan Sagita Mawarni (penyandang disabilitas).
Prosesi penyerahan bantuan tersebut didampingi langsung oleh Gubernur Maluku Utara, Ketua TP Posyandu Malut, dan Ketua TP Posyandu Kota Ternate. (tan)










