TERNATE, NUANSA – Pencarian terhadap bocah 5 tahun warga Kelurahan Gambesi bernama Muhammad Afan, yang tenggelam di perairan Dufa-Dufa, Kota Ternate, hingga kini belum ditemukan. Pencarian hari ini, Selasa (15/9) memasuki hari ketiga.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan pada operasi SAR hari ketiga, pihaknya mulai melakukan pencarian pada pukul 07.00 WIT dengan membawa tim menjadi beberapa 4 SRU serta personel penyelaman menjadi 3 sortie.
SRU 1 Ruberboat Basarnas melaksanakan penyisiran di permukaan air sesual 1,83 Nm dengan search area di perairan Dufa-Dufa hingga ke perairan Pulau Hiri. SRU 2 RIB Polairud melakukan penyisiran di permukaan air sesual 1,83 Nm dengan area pencarian di perairan Dufa-Dufa hingga ke perairan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat.
Sementara SRU 3 dan SRU 4 Rubberboat Lanal dan RIB Polairud melakukan penyisiran di permukaan air sesual 1,83 Nm dari titik LKP tenggelamnya korban. Sedangkan penyelaman dan snorkeling terbagi menjadi 3 sortie, yang dilaksanakan di pesisir Pantai Daulasi seluas 1,80 Nm2.
Operasi SAR ini melibatkan unsur dari Basarnas Ternate, Lanal Ternate, Polair Polda Malut, Dok. Pol Polres Ternate, Koramil 1501-01/Kota Ternate, KSOP Ternate, BPBD Kota Ternate, POSSI Ternate, SAR Dive Morotai, Baznas Ternate, Pemerintahan Ternate Utara, tim media dan masyarakat Dufa Dufa.
Sementara itu, alut dan peralatan yang digunakan di antaranya Rescue Car Compartement, Rescue Truck, Rescue Car, Rubberboat Kansar Ternate, RBB TNI AL Ternate, RIB 01 Polairud, RIB 02 Polairud, RIB 03 Polairud, SIPTENDER Polairud, Ambulance Bidokes Res Ternate, Palsar Water Rescue, Palsar Medis, Palsar Evakuasi, dan Palsar Komunikasi.
Kronologis
Sebelumnya, sebuah perahu yang ditumpangi empat orang terbalik dan tenggelam saat memancing ikan di perairan depan taman Tulang Ikan, Kelurahan Dufa-Dufa, Kota Ternate, Minggu (13/9). Insiden ini mengakibatkan seorang pria dewasa meninggal dunia, dua anak selamat, dan seorang anak berusia 5 tahun hilang terseret arus.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, menjelaskan insiden terjadi pada pukul 11.00 WIT. Setelah mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar bersama pihak terkait segera melakukan upaya pertolongan dan evakuasi terhadap para korban.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Mudafar M Kadir (48 tahun). Ia menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Bina Marga Ternate. Sementara itu, satu orang anak masih dalam pencarian.
Mengetahui hal tersebut, KSOP Ternate bersama masyarakat setempat melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi. Namun, hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan. Selanjutnya, KSOP Ternate melaporkan kejadian tersebut ke KPP Ternate untuk meminta perbantuan SAR.
“Pukul 11.23, Tim Rescue Kansar Ternate bergerak menuju LKP untuk melakukan koordinasi sekaligus pencarian terhadap korban,” jelas Iwan.
Hingga saat, Tim SAR Gabungan masih berusaha melakukan pencarian terhadap korban di lokasi kejadian. Tim penyelaman pun dikerahkan untuk melakukan penyelaman di TKP. (tan)
