TERNATE, NUANSA – Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mencatat progres 74 persen dalam program pemeliharaan jalan dalam kota tahun anggaran 2026. Program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp2 miliar tersebut menyasar tujuh ruas jalan dengan total panjang penanganan 1.783,60 meter.
Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M Nur Taib, mengatakan sebanyak lima ruas jalan telah tuntas dikerjakan. Seluruh penanganan menggunakan perkerasan hotmix untuk meningkatkan kualitas dan daya tahan jalan serta mendukung kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Hingga saat ini, percepatan pengerjaan menunjukkan hasil yang signifikan. Sebanyak lima ruas jalan telah selesai dikerjakan sehingga progres fisik secara keseluruhan kini telah mencapai 74 persen,” ucap Rus’an, Jumat (18/9).
Tujuh ruas jalan yang menjadi sasaran pemeliharaan tahun 2026 tersebut meliputi, Jalan Boesoirie (Makmur Utama) sepanjang 53,00 meter, Jalan Maliaro–TVRI sepanjang 400,00 meter, dan Jalan Sigi Heku sepanjang 377,00 meter.
Kemudian, Jalan Cempaka Tanah Tinggi sepanjang 300,00 meter, Jalan Lingkungan Jan 03 sepanjang 250,00 meter; Jalan Wijaya Kusuma sepanjang 300,00 meter; dan Jalan Lingkungan Salahuddin 03 (TK Alkhairaat) sepanjang 103,60 meter.
Rus’an menegaskan, percepatan pengerjaan terus dilakukan agar seluruh ruas jalan yang menjadi sasaran pemeliharaan dapat diselesaikan sesuai target.
Pemkot Ternate optimistis penyelesaian program tersebut dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, sekaligus meningkatkan aspek keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di wilayah perkotaan. (udi/tan)
