Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

JAKARTA, NUANSA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Suyudi dilantik menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Pelantikan dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10).

Pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya”. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan Keppres tentang pengangkatan Kapolri. Prabowo kemudian memandu pembacaan dan sumpah janji jabatan Kapolri.

“Saya menyatakan dan berjanji sungguh-sungguh bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Tribrata,” ucap Suyudi.

Suyudi sebelumnya menjabat kepala BNN. Ia juga pernah menjabat Kapolda Banten. Pergantian Kapolri ini telah melewati proses di DPR RI. Suyudi telah menjalani fit and proper test di Komisi III DPR. Setelah itu, DPR menyetujui Suyudi sebagai Kapolri dalam rapat paripurna.

Suyudi menyampaikan sebelumnya ia juga telah memiliki konsep-konsep terkait Polri. Namun, ia tetap mematangkan kembali konsep tersebut.

Begini Ceritanya Suyudi Diangkat Jadi Kapolri 

Suyudi menyampaikan ia dihubungi oleh salah seorang pimpinan Istana. Namun Suyudi tak mengungkap siapa yang meneleponnya. Pada saat yang sama, Suyudi juga menyebut pada saat kedatangannya di Selasa lalu dengan Prabowo tak ada pembicaraan terkait potensinya menjadi Kapolri.

Pada Kamis (1/10) Suyudi dilantik menjadi Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo yang kini menjadi Kepala KSP. Suyudi sebelumnya menjabat sebagai Kepala BNN. Pada Selasa (29/9) lalu, Suyudi menemui Prabowo di Istana untuk menggelar rapat membahas perihal overcapacity Lapas.

Pada Kamis (1/10) hari ini, DPR mengesahkan Komjen Suyudi sebagai calon tunggal Kapolri. Ia menjalani fit and proper test sekitar 20 menit di Komisi III DPR RI pada hari ini.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan Suyudi menjadi satu-satunya nama yang diserahkan Presiden Prabowo Subianto lewat Surat Presiden Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026.

“Dari nama yang diusulkan memang biasanya hanya satu calon,” kata Puan usai paripurna pengesahan Suyudi.

Rapat fit and proper test terhadap Suyudi juga digelar secara singkat, hanya sekitar 30 menit. Usai disahkan di Komisi III, nama Suyudi langsung dibawa ke paripurna untuk disahkan.

Dalam fit and proper test, Suyudi mengatakan jika memperoleh amanah sebagai Kapolri, ia akan melanjutkan pembenahan dengan melihat kekurangan institusi secara jernih, sekaligus menjaga dan memperluas capaian yang telah dibangun para pendahulu.

Suyudi mengatakan, tema Polisi Bersama Masyarakat merupakan doktrin dan arah transformasi Polri yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.

“Tema yang saya usung adalah Polisi Bersama Masyarakat, sebagai doktrin kepemimpinan dan arah transformasi yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian,” ujarnya. (tan)