google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Akses Jalan dan Jembatan Jadi Perhatian, Wagub Dorong Percepatan Konektivitas Daerah

SOFIFI, NUANSA — Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, dalam arahannya menegaskan pentingnya percepatan pendataan hingga tingkat dasar. Data tersebut akan menjadi basis pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan konektivitas secara terpadu.

Hal itu disampaikan Sarbin saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pemaparan Rencana Sektoral Konfirmasi Data dan Lokasi Tindak Lanjut Penyusunan Rencana Kerja Terpadu, Rabu (7/10).

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Bertempat di Ruang Bidadari Lantai IV, Wagub menjelaskan lebih lanjut bahwa konektivitas menjadi salah satu fokus Gubernur Sherly Tjoanda agar pemerataan kesejahteraan berbanding lurus dengan angka pertumbuhan ekonomi. Rakor hari ini merupakan wadah agar hal tersebut segera diwujudkan.

Data dari rakor menunjukkan kesiapan jalan di Maluku Utara baru mencapai 46 persen. Berdasarkan hasil inventarisasi pemerintah provinsi, kebutuhan anggaran untuk menyelesaikan konektivitas jalan di Maluku Utara mencapai Rp8 triliun. Sementara itu, pembangunan dan penyempurnaan jalan nasional membutuhkan anggaran sekitar Rp10 triliun.

Sebelum menutup arahan, Wagub Sarbin berharap balai kementerian terkait yang hadir, serta PT PLN dan PT Telkomsel, memberikan perhatian lebih terhadap Maluku Utara ke depan, baik terkait konektivitas infrastruktur fisik berupa jalan dan jembatan maupun nonfisik, yaitu pemerataan konektivitas jaringan listrik dan internet.

“Kita semua berikhtiar agar catatan pertumbuhan ekonomi tinggi yang dimiliki daerah dibarengi dengan dukungan infrastruktur agar manfaat investasi dan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” ujar Sarbin. (tan)

google.com, pub-1253583969328381, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Exit mobile version