TERNATE, NUANSA – Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Terpadu Albina Kota Ternate menggelar wisuda tahfidz Qur’an dan pelepasan peserta didik angkatan XV tahun pelajaran 2024/2025. Wisuda bertajuk “Qur’an di Hati, Prestasi Kuraih” ini berlangsung di aula Asrama Haji Ternate, Senin (5/5).
Wisuda ini adalah sebuah momentum yang sangat dinanti. Momen ini bukan hanya merupakan penutup perjalanan akademik bagi 28 siswa terbaik itu, tetapi juga sebuah awal yang baru bagi mereka. Prosesi wisuda disambut haru keluarga yang menitikkan air mata sambil merekam untuk mengabadikan momen yang penuh makna ini.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Albina Maluku Utara, Ridwan Husen, menyampaikan hari ini adalah momentum pelepasan siswa-siswi terbaik SMA IT Albina setelah tiga tahun berproses di sekolah tersebut. Menurutnya, tema yang diusung ini bukan hanya sekadar jargon atau tagline, melainkan harus menjadi akidah sebagai bentuk iman kepada Qur’an.
“Jadi bukti keimanan kita kepada Al-Qur’an adalah menjadikan Qur’an sebagai teman akrab. Kalau kita beriman kepada Qur’an, tapi tidak akrab dengan Qur’an, itu imannya dipertanyakan. Karena itu, Qur’an harus ada di hati kita semua,” ucap Ridwan.
“Siapapun yang selalu menjadikan Al-Qur’an di dalam hatinya, dia akan mencapai kebahagiaan terus-menerus. Di dunia, Allah akan luaskan kehidupannya. Di saat menghadapi sakaratul maut, Qur’an datang menemaninya. Saat di alam kubur, sebelum ditanya Munkar dan Nakir, Qur’an sudah datang di sampingnya. Dan saat dibangkitkan di hari kiamat, Qur’an memberikan syafaat kepadanya,” sambung Ridwan.
Selain itu, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi atas support dan segala bantuan hingga SMA IT Albina mengalami perkembangan sampai saat ini.
Sementara itu, Kepala SMA IT Albina, Sarni S Walanda, menyampaikan saat ini sudah berada di era digitalisasi, yang mana akan ada tantangan yang semakin besar yang dihadapi oleh siswa saat keluar dari bangku SMA.
“Ada tiga hal yang harus senantiasa kalian ingat, bahwa untuk bisa bertarung dan menjadi pemenang di abad 21 ini, pertama tanamkan karakter (akhlak) di mana pun berada. Terutama karakter moral (jujur, tanggung jawab dan rendah hati). Ini harus senantiasa kalian miliki. Alhamdulillah, karakter siswa SMA IT Albina ini saya kira sudah bagus, sehingga patut dipertahankan pascalulus dari sini. Yang paling penting, apapun yang terjadi di luaran sana, Al-Qur’an harus tetap di hati,” tegasnya.
Kedua, karakter kinerja. Yakni bertanggung jawab ketika diberi amanah, profesional dan kompeten.
“Jadi meski jujur tapi malas kerja, tidak ada gunanya. Atau sebaliknya, punya kompetensi dan profesional tapi tidak jujur itu juga tidak akan bermanfaat untuk orang-orang. Dan kompetensi yang ditanamkan itu yakni berpikir kritis, kreatif, komunikasi dan kolaborasi,” jelasnya.
Sembari menyampaikan terima kasih kepada orang tua siswa, karena telah memberikan dukungan kepada anak-anak untuk masuk di SMA IT Albina. Sehingga membuat guru-guru di sekolah semakin semangat, walaupun dalam mendidik anak-anak remaja ini penuh dengan tantangan yang luar biasa.
“Pesan saya untuk anak-anak, bacaan dan hafalan Al-Qur’an tolong dijaga, karena Al-Qur’an yang akan menyelamatkan hidup kita semua di dunia dan akhirat. Tentunya dengan senantiasa murajaah sehingga hafalannya terus ada,” pungkas Sarni. (tan)












