SOFIFI, NUANSA – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, menunjuk Anwar Husen sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Maluku Utara. Penunjukan ini berlaku mulai Senin (19/5).
Anwar ditunjuk menggantikan Asrul Gailea, yang sebelumnya menjabat Plt Kadistan. Anwar sebelumnya dikenal sebagai mantan Kepala Dinas Pertanian Pulau Morotai. Dan saat ini menjabat sebagai Kepala UPTD Balai Benih Induk Tanaman Pertanian Pemrov Maluku Utara.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Maluku Utara, Rahwan K Suamba, membenarkan penunjukan tersebut.
“Benar, mulai hari ini Pak Anwar Husen resmi ditunjuk gubernur sebagai Plt Kadistan menggantikan Pak Asrul,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (19/5).
Penunjukan ini dinilai sebagai bagian dari upaya evaluasi dan penyegaran organisasi birokrasi di lingkungan pemerintahan provinsi.
Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Maluku Utara, Aksandri Kitong, menilai langkah tersebut sebagai hal positif.
“Rotasi jabatan adalah kewenangan penuh kepala daerah. Saya kira ini bagian dari evaluasi untuk mendorong perbaikan kinerja birokrasi, terutama di sektor-sektor strategis seperti pertanian,” jelasnya.
Menurut Aksandri, kebijakan mutasi dan evaluasi jabatan dapat dilakukan kapan saja, baik setiap enam bulan, satu tahun maupun lebih cepat, apabila terdapat alasan mendesak.
“Selama ini kita melihat birokrasi di Maluku Utara masih belum optimal. Maka kalau ada perubahan, saya pikir itu langkah berani dan perlu diapresiasi sebagai ikhtiar mencari formula baru agar pelayanan publik lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu sektor penting bagi pembangunan ekonomi daerah. Penempatan pejabat yang tepat diharapkan dapat mendorong inovasi, meningkatkan produktivitas serta memperkuat ketahanan pangan di Maluku Utara.
“Penunjukan Anwar Husen sebagai Plt Kadistan menjadi simbol komitmen Sherly Laos, untuk memperbaiki birokrasi melalui figur-figur yang dinilai mampu membawa perubahan nyata di lapangan,” tandasnya.










