TERNATE, NUANSA – Wali Kota Ternate, M Tauhid Solemen, menekankan pentingnya mutu pendidikan di Kota Ternate. Hal ini disampaikan Tauhid dalam pengukuhan Ketua MKKS, K3S, KKG, dan MGMP, di aula kantor Dinas Pendidikan Kota Ternate, Rabu (28/1).
Tauhid menjelaskan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Di tengah dinamika perubahan zaman, perkembangan teknologi, serta tuntutan dunia pendidikan yang semakin kompleks, guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, dan kapasitas diri secara berkelanjutan.

“Konteks inilah keberadaan KKG, MKKS, K3S dan MGMP memiliki peran yang sangat strategis. Organisasi ini bukan sekadar wadah pertemuan rutin, tetapi merupakan ruang kolaborasi, diskusi, berbagi praktik baik, serta penguatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian guru,” ujar Tauhid.
Menurutnya, revitalisasi dan reorganisasi kepengurusan MKKS, K3S, KKG dan MGMP yang dilaksanakan ini menjadi langkah penting dan strategis. Bagi Tauhid, ini adalah upaya untuk memastikan bahwa organisasi profesi guru dikelola secara lebih terarah, aktif, dan adaptif terhadap kebutuhan pendidikan khususnya di tingkat PAUD, SD, dan SMP di Kota Ternate.
“Pengukuhan pengurus yang dilaksanakan hari ini bukanlah sekadar seremoni, melainkan merupakan bentuk legalitas dan pengakuan resmi agar keempat organisasi dapat menjalankan program kerja secara terstruktur, bertanggung jawab, serta selaras dengan kebijakan dan program pembangunan pendidikan di Kota Ternate,” ucap Tauhid.
Ia berharap, dengan kepengurusan yang baru dan semangat yang diperbaharui, mampu menjadi motor penggerak peningkatan kompetensi guru, mendorong inovasi pembelajaran yang kreatif dan kontekstual, dan memperkuat budaya berbagi dan kolaborasi antar guru, serta berkontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan di Kota Ternate.
“Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Pendidikan akan terus berkomitmen mendukung penguatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan. Namun, keberhasilan upaya ini tentu membutuhkan sinergi, dedikasi, dan komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan, khususnya para guru sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa,” pungkasnya. (udi/tan)










