Daerah  

Pemkab Morotai Pastikan Tarif Hotel-Penginapan Tetap Normal Jelang Fun Run 2026

DARUBA, NUANSA – Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai memperkuat kesiapan sektor akomodasi sebagai pilar utama menyambut gelaran Morotai Fun Run 10K 2026. Pemda juga memastikan harga akomodasi tidak akan melambung saat event olahraga yang bakal dilaksanakan pada 12 April 2026 nanti.

Melalui kolaborasi antara Dinas Pariwisata dan komunitas Boomtale, para pemilik hotel dan penginapan di Pulau Morotai telah berkomitmen untuk tidak menaikkan harga sewa kamar, bahkan siap memberikan diskon khusus bagi para peserta dan wisatawan. Komitmen strategis pelaku usaha hotel ini merupakan salah satu poin krusial yang dimatangkan dalam rangkaian rapat maraton selama dua hari guna menyatukan gerak seluruh elemen daerah.

Agenda besar ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Cristian Pawane. Dalam pertemuan tersebut, fokus utama diarahkan pada kesiapan teknis rute lari serta manajemen logistik di lapangan bersama komunitas pelaksana.

Melalui pertemuan evaluasi internal ini, Pemkab Morotai memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak dalam satu komando yang solid, guna memastikan setiap detail persiapan, termasuk standar pelayanan akomodasi berjalan sesuai target sebagai agenda sport tourism unggulan.

Sekretaris Panitia, Iwan Muraji, memberikan apresiasi atas gerak cepat yang dilakukan perwakilan Bomtale, Ugi Scot, dalam mengonsolidasikan sektor perhotelan. Baginya, kenyamanan tamu dan stabilitas harga adalah kunci utama dalam menjaga citra daerah di mata publik.

“Akomodasi seperti hotel dan penginapan adalah garda terdepan dalam membangun citra destinasi wisata Morotai. Jika pelayanan di hotel baik, maka sudah tentu kesan yang ditimbulkan bagi wisatawan juga akan baik,” ujar Iwan, Rabu (1/4).

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan ajang ini merupakan hasil nyata dari komitmen kolektif seluruh jajaran pimpinan. Arahan bupati dan wakil bupati menjadi fondasi utama.

“Sinergi ini memastikan acara tidak hanya sukses secara seremonial, tapi benar-benar menghidupkan ekonomi rakyat di Morotai,” pungkasnya. (ula/tan)